Gubernur Kalteng Tinjau Terminal W.A Gara, Soroti Pelanggaran Truk Bermuatan Lebih di Jalur Kuala Kurun

- Publisher

Rabu, 28 Mei 2025 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUNJUNGAN : Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran saat foto bersama usai melakukan kunjungan kerja ke Terminal Bus AKAP W.A Gara, Rabu (28/5).(IST)

KUNJUNGAN : Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran saat foto bersama usai melakukan kunjungan kerja ke Terminal Bus AKAP W.A Gara, Rabu (28/5).(IST)

Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, melakukan inspeksi langsung ke Terminal Bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP) W.A Gara yang terletak di Jalan Mahir Mahar, Lingkar Luar Km. 1, pada Rabu (28/5). Agenda ini menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Gubernur dalam rangka memastikan kelayakan layanan transportasi serta penertiban lalu lintas angkutan barang di wilayah provinsi.

Dalam sambutannya, Gubernur menyoroti temuan sejumlah pelanggaran berat di sepanjang rute dari Palangka Raya menuju Kuala Kurun. Ia mengungkapkan bahwa masih banyak kendaraan pengangkut sumber daya alam—terutama truk-truk besar—yang memuat barang jauh melebihi kapasitas jalan kelas III, yakni 8 ton. Bahkan, sejumlah armada diketahui mengangkut beban hingga 16 ton. Beberapa kendaraan menggunakan pelat nomor dari luar daerah dan tidak memiliki dokumen kelayakan jalan seperti uji KIR yang sah.

“Kondisi seperti ini tentu merugikan negara. Selain membahayakan keselamatan pengguna jalan lain, kerusakan infrastruktur akibat truk overkapasitas telah menyedot anggaran yang besar,” ujar Gubernur. Ia menambahkan bahwa selama lima tahun terakhir, dana hingga Rp754 miliar telah dikucurkan untuk memperbaiki jalan rusak, yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk peningkatan kualitas layanan publik lainnya seperti pendidikan dan fasilitas kesehatan.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi, Yulindra Dedy, juga menegaskan bahwa kelayakan teknis kendaraan angkutan barang harus menjadi prioritas. “Pengujian berkala melalui uji KIR bukan sekadar formalitas, tapi aspek krusial demi keselamatan dan efisiensi,” ucapnya.

Sejalan dengan itu, Dishub kini bersiap menghadapi lonjakan penumpang menjelang Idul Adha 1446 H. Strategi integrasi moda transportasi yang sukses diterapkan saat Lebaran lalu akan kembali diaktifkan. Dishub juga menggencarkan kerja sama dengan pelaku usaha transportasi dan pihak swasta untuk memperbaiki kualitas jalur distribusi dan mempercepat pembangunan jalur khusus angkutan komoditas SDA. Infrastruktur tersebut direncanakan mulai dibangun pada 2026 dan ditargetkan mampu mengurangi beban jalan umum serta meningkatkan efisiensi logistik.

Gubernur menegaskan bahwa langkah konkret sudah diambil terhadap pelanggaran yang ditemukan. Empat perusahaan angkutan telah dipanggil dan diberikan peringatan keras. Pemerintah Provinsi juga telah memfasilitasi dialog langsung antara para direktur perusahaan dan pihak regulator untuk memastikan keseriusan dalam mematuhi aturan yang berlaku.

Baca Juga :  Kedatangan Gubernur Dan Wakil Gubernur Kalteng Disambut Antusias Masyarakat Kalteng

Untuk memperkuat upaya ini, kolaborasi antarsektor terus digalakkan. Dinas Perhubungan, Kepolisian, serta Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional dilibatkan dalam program intensifikasi pengawasan, termasuk pemeriksaan muatan dan validasi legalitas dokumen kendaraan.

Gubernur juga meminta media massa berperan aktif dalam mengangkat isu ini ke ruang publik. “Kami ingin ini jadi pembelajaran bersama. Tidak ada entitas bisnis yang kebal hukum. Semua pihak harus tunduk pada aturan negara. Ini bukan semata penertiban, tapi bagian dari komitmen kami untuk menjalankan instruksi Presiden secara konsisten. Kami harap pendekatan ini dapat ditiru oleh provinsi lain,” tegas Agustiar.

Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan perwakilan instansi terkait lainnya. (nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru