BPBD Kalteng Tinjau Langsung Usulan Pembangunan Jembatan Rusak Akibat Banjir di Lamandau

- Publisher

Rabu, 30 April 2025 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEMINJAU : Personil BPBD Provinsi Kalteng saat meninjau Rencana Pembangunan Jembatan di Desa Toka, Kecamatan Bulik Timur, Kabupaten Lamandau belum lama ini.(IST)

MEMINJAU : Personil BPBD Provinsi Kalteng saat meninjau Rencana Pembangunan Jembatan di Desa Toka, Kecamatan Bulik Timur, Kabupaten Lamandau belum lama ini.(IST)

LAMANDAU – Tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Desa Toka, Kecamatan Bulik Timur, Kabupaten Lamandau, dalam beberapa hari terakhir menyebabkan Sungai Bulik meluap hebat. Akibatnya, jembatan penghubung antara Desa Toka dan Desa Sepondam rusak parah hingga tidak dapat dilalui.

Jembatan yang membentang sepanjang sekitar 100 meter ini sebelumnya menjadi jalur utama menuju kawasan Kecamatan Mentobi Raya. Namun, derasnya arus air membuat konstruksi jembatan tak mampu bertahan, hingga akses transportasi warga terputus total.

Menindaklanjuti situasi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau mengajukan permohonan bantuan pembangunan kembali jembatan kepada BPBD Provinsi Kalimantan Tengah. Permohonan itu mendapat respon cepat dari Kepala Pelaksana BPBD Kalteng, Ahmad Toyib.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebagai tindak lanjut, kami telah mengirimkan tim verifikasi lapangan yang bekerja sejak 28 April hingga 1 Mei 2025 untuk menilai kondisi terkini di lokasi,” ungkap Ahmad Toyib saat ditemui di kantornya pada Rabu (30/4).

Baca Juga :  Bupati Lamandau Salurkan 95 Hewan Kurban, Ada Sapi Limusin dari Presiden Prabowo

Ia menjelaskan bahwa proses verifikasi ini merupakan bagian dari prosedur evaluasi terhadap proposal bantuan dana hibah pascabencana yang sebelumnya telah disampaikan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada tahun 2024 oleh BPBD Lamandau.

“Langkah ini penting agar data teknis dan administratif yang diajukan sesuai dengan kondisi lapangan. Hal ini akan menjadi dasar dalam penerbitan rekomendasi Gubernur sebagai bagian dari proses permohonan ke pusat,” jelas Toyib.

Tim verifikasi ini dipimpin oleh Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kalteng, Noor Aswad, dengan melibatkan personel dari BPBD Lamandau dan unsur pemerintah daerah setempat untuk memastikan sinergi lintas sektor.

Baca Juga :  Bapperida Kalteng Sampaikan Program Prioritas Untuk Palangka Raya di Musrenbang RKPD Tahun 2026

Ahmad Toyib menegaskan bahwa Pemprov Kalimantan Tengah melalui BPBD akan memberikan dukungan optimal sesuai kewenangan dan mekanisme yang diatur dalam kebijakan penanggulangan bencana.

Sementara itu, Camat Bulik Timur, Aleksander, mengungkapkan keresahan masyarakat di dua desa yang terdampak. Menurutnya, jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses vital yang digunakan warga untuk aktivitas harian, termasuk ke sekolah, pasar, dan layanan kesehatan.

“Kami sangat berharap pembangunan jembatan ini segera direalisasikan. Warga benar-benar kesulitan dan hampir seluruh kegiatan ekonomi maupun sosial terhambat karena jembatan putus,” ujarnya penuh harap.

Pihak BPBD menyatakan akan segera menyusun laporan hasil verifikasi sebagai dasar pengambilan keputusan di tingkat provinsi dan nasional. Langkah berikutnya bergantung pada kesiapan administrasi dan dukungan anggaran dari pemerintah pusat. (nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden
Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan
Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa
Abdul Hamid Dorong PDPKPNU Cetak Kader NU yang Aktif Bangun Lamandau
Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat
Jembatan Gantung Batu Ojung Diresmikan, Pemkab Lamandau Buka Akses Ekonomi Desa Petarikan
Stok BBM Subsidi Lamandau Dipastikan Aman, Pemkab Soroti Antrean dan Dugaan Pelansiran
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:33 WIB

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:31 WIB

19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:07 WIB

Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat

Berita Terbaru