PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, memberikan penghargaan atas inisiatif pembangunan Dapur Pelayanan Gizi untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah. Program ini merupakan bagian dari agenda prioritas nasional yang diusung Presiden Prabowo Subianto dalam upaya memperkuat fondasi sumber daya manusia sejak usia sekolah.
Apresiasi tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri seremoni peletakan batu pertama pembangunan dapur MBG yang dilangsungkan di area belakang Kantor Ditlantas Polda Kalteng, Kota Palangka Raya, pada Kamis (8/5),
“Program ini adalah amanat nasional, dan sudah semestinya kita laksanakan bersama. Saya mendorong seluruh kabupaten di Kalimantan Tengah untuk turut merealisasikan pembangunan dapur MBG dalam tahun ini, agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” ujar Agustiar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menegaskan bahwa pelaksanaan program ini membutuhkan keterlibatan lintas sektor, baik pemerintah daerah, institusi pendidikan, maupun pihak swasta, guna menjamin keberlangsungan dan dampak jangka panjangnya terhadap peningkatan kualitas generasi muda.
Turut hadir dalam acara tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, yang menyampaikan komitmen dinas dalam mendukung pengembangan program MBG. Menurutnya, penyediaan gizi yang memadai adalah fondasi penting dalam menciptakan siswa yang sehat, cerdas, dan siap belajar.
“Dapur MBG ini bukan hanya menyediakan makanan sehat, tetapi juga menjadi simbol kepedulian negara terhadap masa depan anak-anak. Ini bentuk nyata bahwa kita serius meningkatkan mutu pendidikan dari sisi fundamental: pemenuhan gizi,” jelas Reza.
Ia juga menambahkan bahwa asupan nutrisi yang baik berperan penting dalam menjaga konsentrasi, stamina, dan performa akademik siswa. Dinas Pendidikan, katanya, akan aktif berkoordinasi dengan instansi lain dalam pelaksanaan dan monitoring program ini di sekolah-sekolah.
“Kami memastikan kesiapan teknis dan administratif di sekolah-sekolah sasaran, karena program ini menyangkut kesejahteraan anak secara menyeluruh, bukan hanya aspek belajar, tapi juga tumbuh kembang mereka,” pungkasnya.
Sebagai bagian dari rencana jangka panjang, pembangunan dapur MBG akan diperluas ke seluruh wilayah Kalimantan Tengah. Untuk tahap awal, dapur akan mulai dibangun di tiga lokasi yakni Palangka Raya, Kabupaten Gunung Mas, serta satu daerah tambahan yang masih dalam proses penentuan. (nr/sekaltengcom)








