Gubernur Kalteng Ajak Pemerintah Kab/Kota Sinergis Bangun Infrastruktur Jalan Sesuai Kewenangannya Targetkan Selesai 2025

- Publisher

Rabu, 23 Oktober 2024 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO : Gubernur Kalimantan Tengah Ajak  Sinergisitas Pemerintah Kabupaten Kota membangun infrastruktur sesuai kewenangannya. (IST)

FOTO : Gubernur Kalimantan Tengah Ajak Sinergisitas Pemerintah Kabupaten Kota membangun infrastruktur sesuai kewenangannya. (IST)

PALANGKA RAYA – Gubernur Sugianto Sabran berharap sinergisitas antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dan kota bersatu dalam membangun Kalimantan Tengah. Khususnya pembangunan infrastruktur jalan, terdapat kewenangan yang menjadi fokus tiap jajaran pemerintahan.

Adapun kewenangan tersebut terbagi dalam 3 jenis. Yang pertama kewenangan pemerintah pusat untuk jalan nasional/ jalan negara, kedua , kewenangan pemerintah provinsi untuk jalan provinsi, dan kewenangan kabupaten/ kota untuk jalan kabupaten/ kota.

Sebagai informasi, panjang ruas jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah adalah 1.218,63 KM, tersebar di 13 kabupaten dan 1 kota. Saat ini jalan provinsi dalam kondisi mantap sebesar 87,33% atau 1.064,23 KM. Dengan demikian jalan yang menjadi kewenangan provinsi tersisa 12,67% yang belum mantap, yang menargetkan tahun 2025 tuntas seluruhnya.

Gubernur Sugianto Sabran mendorong agar jalan yang menjadi kewenangan kabupaten dan kota dapat ditangani dengan baik sesuai kewenangannya. Orang nomor satu Bumi Tambun Bungai tersebut menegaskan tidak ada pembangunan yang sifatnya diskriminatif kewilayahan.

Semua pembangunan melalui tahap pengkajian, prioritas, ketersediaan anggaran, dan pemetaan wilayah yang akan mengembangkan dan menumbuhkan ekonomi rakyat, serta sosial budaya.

Baca Juga :  Menteri Kehutanan Raja Juli Ikut Antar Orang Utan Menuju Sekolah Hutan Nyaru Menteng

Gubernur menjelaskan, agar bersama-sama dapat memahami tentang kewenangan, pemetaan kewilayahan, dan ketersediaan anggaran. Semuanya butuh proses melalui tahapan perencanaan yang matang, pelaksanaan, serta evaluasi sehingga merata di seluruh daerah.

“Luas Kalimantan Tengah 1,5 jawa, bukanlah pekerjaan yang mudah dalam membangun. Dibutuhkan terobosan-terobosan besar dalam menggali pendapatan daerah, sehingga APBD meningkat, yang dipergunakan untuk membiayai pembangunan untuk kesejahteraan rakyat” tutur Sugianto Sabran.

Berita Terkait

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden
Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan
Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa
Abdul Hamid Dorong PDPKPNU Cetak Kader NU yang Aktif Bangun Lamandau
Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat
Jembatan Gantung Batu Ojung Diresmikan, Pemkab Lamandau Buka Akses Ekonomi Desa Petarikan
Stok BBM Subsidi Lamandau Dipastikan Aman, Pemkab Soroti Antrean dan Dugaan Pelansiran
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:33 WIB

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:31 WIB

19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:07 WIB

Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat

Berita Terbaru