Gubernur Agustiar Buka Gerakan Pangan Murah, Ribuan Warga Nikmati Sembako Bersubsidi 30 Persen

- Publisher

Senin, 18 Mei 2026 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMBAKO MURAH : Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, saat menyerahkan paket sembako murah secara simbolis, Senin (18/5/2026).

SEMBAKO MURAH : Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, saat menyerahkan paket sembako murah secara simbolis, Senin (18/5/2026).

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menghadirkan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan yang berlangsung di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya, Senin (18/5/2026), dibuka langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran.

Program ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pangan berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau.

Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi Kalimantan Tengah harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar menjadi agenda seremonial tahunan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami tidak ingin Hari Jadi Bumi Tambun Bungai hanya diperingati secara seremonial. Momentum ini harus memperkuat kepedulian, kebersamaan, dan keberpihakan pemerintah kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut Agustiar, Gerakan Pangan Murah merupakan bukti komitmen Pemprov Kalteng dalam mengutamakan kepentingan masyarakat, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang sedang dijalankan pemerintah.

Baca Juga :  SMPN 1 Sampit Tegas Larang Gawai Pribadi, Ciptakan Sekolah Lebih Hidup dan Kolaboratif

“Walaupun kita sedang melakukan penghematan akibat menurunnya anggaran, program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat tetap menjadi prioritas,” tegasnya.

Ia berharap program tersebut mampu meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya keluarga berpenghasilan rendah, ASN Golongan I dan II, serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), agar tetap dapat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih murah.

Selain membantu daya beli masyarakat, Gubernur menilai Gerakan Pangan Murah juga menjadi instrumen penting dalam menjaga ketersediaan pasokan dan mengendalikan inflasi daerah.

Agustiar turut mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat sinergi dan kolaborasi untuk mendukung pembangunan Kalimantan Tengah sejalan dengan Asta Cita Presiden serta visi Kalteng Berkah dan Kalteng Maju.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok, meningkatkan daya beli masyarakat, sekaligus menekan laju inflasi di daerah.

Ia menyebutkan kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kalteng dengan Perum BULOG Kalimantan Tengah, ID FOOD, pelaku usaha pangan, serta UMKM lokal.

Baca Juga :  Bupati Lamandau Instruksikan PKS Beli TBS Sesuai Harga Pemerintah, Targetkan Harga Petani Tembus Rp3.000

Berbagai komoditas kebutuhan pokok disediakan dalam kegiatan tersebut, mulai dari beras premium, beras SPHP, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, gula pasir, telur ayam ras, daging ayam beku, aneka sayuran, buah-buahan, ikan segar, hingga produk-produk UMKM. Seluruh komoditas dijual dengan subsidi harga sebesar 30 persen di bawah harga pasar.

Linae menambahkan, sasaran penerima manfaat Gerakan Pangan Murah mencapai lebih dari 5.600 orang, terdiri atas PNS Golongan I dan II, PPPK penuh waktu maupun paruh waktu, tenaga outsourcing, serta masyarakat berpenghasilan rendah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Tengah Yuliansah Andrias, Direktur Utama PT Bank Kalteng Maslipansyah, Kepala Perum BULOG Kantor Wilayah Kalimantan Tengah Erwin Budiana, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.(nr)

Berita Terkait

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden
Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan
Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa
Abdul Hamid Dorong PDPKPNU Cetak Kader NU yang Aktif Bangun Lamandau
Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat
Jembatan Gantung Batu Ojung Diresmikan, Pemkab Lamandau Buka Akses Ekonomi Desa Petarikan
Stok BBM Subsidi Lamandau Dipastikan Aman, Pemkab Soroti Antrean dan Dugaan Pelansiran
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:33 WIB

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:31 WIB

19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:07 WIB

Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat

Berita Terbaru