Festival Babukung 2025 Lamandau, Tetap Dihadiri Bupati Rizky Walau Secara Virtual

- Publisher

Minggu, 9 November 2025 - 04:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

VIRTUAL: Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra saat membuka kegiatan Festival Babukung 2025 secara virtual melalui video conference, Sabtu (8/11).(IST)

VIRTUAL: Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra saat membuka kegiatan Festival Babukung 2025 secara virtual melalui video conference, Sabtu (8/11).(IST)

LAMANDAU – Kabupaten Lamandau kembali memancarkan pesonanya sebagai pusat kebudayaan Dayak dan ikon pariwisata Kalimantan Tengah melalui Lamandau Festival 2025 yang mengusung tema Culture Meets Future. Acara pembukaan yang berlangsung megah di Alun-Alun Kota Nanga Bulik, Sabtu (8/11), menjadi simbol pertemuan antara kekayaan tradisi leluhur dengan semangat inovasi ekonomi kreatif.

Festival akbar yang digelar 8–14 November 2025 ini memadukan dua agenda besar, yakni Festival Babukung dan Lamandau Expo, menampilkan perpaduan apik antara budaya, ekonomi, dan hiburan masyarakat.

Rangkaian acara dibuka dengan ritual adat Nota Garung Pantan, tradisi penyambutan khas masyarakat Dayak Tomun, untuk menghormati kedatangan para tamu kehormatan. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Lamandau Abdul Hamid, Wakil Bupati Kotim Irawati, Wakil Bupati Sukamara Nur Efendi, dan sejumlah perwakilan kabupaten lain di Kalimantan Tengah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra tidak hadir secara langsung karena menghadiri pertemuan di Hambalang, ia membuka kegiatan ini secara virtual melalui video conference.

Baca Juga :  Program Satu Rumah Satu Sarjana, Antarkan Kalteng Raih Penghargaan Nasional CNN Indonesia Awards 2025

Dalam sambutannya, Bupati Rizky Aditya Putra menegaskan bahwa Babukung bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan refleksi jiwa dan jati diri masyarakat Dayak Tomun.

“Babukung adalah napas kebudayaan kami. Ini bukan peninggalan masa lalu, tetapi warisan yang hidup, tumbuh, dan menjadi inspirasi generasi muda Lamandau,” ujarnya.

Menurutnya, tema Culture Meets Future mencerminkan semangat Lamandau dalam menjaga akar budaya sambil menatap kemajuan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan kemajuan teknologi dan ekonomi kreatif. Budaya menjadi fondasi untuk membangun masa depan,” tambahnya.

Festival Babukung tahun ini dimeriahkan oleh tarian bukung dari 88 desa dan komunitas seni di seluruh Lamandau. Ribuan penonton memadati arena untuk menyaksikan atraksi para penari bertopeng khas Dayak Tomun yang menggambarkan penghormatan terhadap arwah leluhur.

Tradisi Babukung yang dahulu merupakan ritual pengiringan arwah dalam prosesi kematian, kini diangkat sebagai simbol kearifan lokal dan identitas spiritual masyarakat Lamandau. Melalui festival ini, budaya leluhur disajikan dengan format yang lebih terbuka dan inklusif tanpa menghilangkan makna filosofisnya.

Baca Juga :  DPRD Kotim Tegaskan PT Agrinas Kelolaan Lahan Sitaan Profesional dan Transparan

Sementara itu, Wakil Bupati Lamandau Abdul Hamid, yang memimpin langsung pembukaan festival, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi antara pelaku seni, UMKM, dan masyarakat.

“Babukung bukan hanya ajang budaya, tetapi juga peluang ekonomi. Festival ini menggerakkan sektor pariwisata, membuka ruang usaha, dan memperkuat rasa bangga masyarakat terhadap identitas daerahnya,” ujarnya.

Pembukaan Lamandau Festival 2025 ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Abdul Hamid didampingi para tamu undangan. Suara gong yang menggema menjadi simbol dimulainya perayaan besar yang memadukan pesona budaya tradisional dengan inovasi masa depan.

Festival Babukung kini bukan hanya agenda tahunan, melainkan ikon kebanggaan masyarakat Lamandau yang menegaskan bahwa budaya dan kemajuan dapat berjalan beriringan, melahirkan harmoni antara tradition and transformation.(nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden
Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan
Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa
Abdul Hamid Dorong PDPKPNU Cetak Kader NU yang Aktif Bangun Lamandau
Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat
Jembatan Gantung Batu Ojung Diresmikan, Pemkab Lamandau Buka Akses Ekonomi Desa Petarikan
Stok BBM Subsidi Lamandau Dipastikan Aman, Pemkab Soroti Antrean dan Dugaan Pelansiran
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:33 WIB

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:31 WIB

19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:07 WIB

Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat

Berita Terbaru