PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran tidak boleh menjadi penghambat jalannya program pembangunan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kalimantan Tengah di Palangka Raya, Sabtu (28/2/2026).
Dalam forum tersebut, Gubernur mengajak seluruh elemen, mulai dari unsur pemerintah, partai politik, hingga masyarakat luas, untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi demi memastikan roda pembangunan daerah tetap bergerak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Meski dihadapkan pada kebijakan efisiensi anggaran, Pemerintah Provinsi tetap memprioritaskan program-program strategis yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Kolaborasi semua pihak sangat penting agar tujuan pembangunan bisa tercapai secara maksimal,” tegasnya.
Dalam agenda tersebut, Gubernur hadir didampingi Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, bersama jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Gubernur juga kembali mengingatkan pentingnya pengawalan terhadap implementasi Program Kartu Huma Betang Sejahtera yang resmi diluncurkan pada 20 Februari 2026 lalu.
Ia meminta agar seluruh pemangku kepentingan turut memastikan program tersebut tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kurang mampu, termasuk warga di wilayah pedalaman.
“Kami berharap dukungan semua pihak untuk mengawal program ini, agar bantuan benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan, tanpa salah sasaran,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Gubernur berharap momentum bulan suci Ramadan dapat dimaknai sebagai sarana memperkuat nilai-nilai spiritual dan sosial.
Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menumbuhkan sikap rendah hati, kesabaran, serta kepedulian terhadap sesama sebagai fondasi dalam membangun Kalimantan Tengah yang lebih adil dan sejahtera.(nr)








