KOTAWARINGIN TIMUR – Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Disdik Kotim) mulai menggelar tahap awal pelatihan Deep Learning bagi satuan pendidikan, meski baru melibatkan sebagian dari total sekitar 500 sekolah di daerah tersebut.
Fokus kegiatan kali ini diarahkan kepada sekolah penerima Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) kinerja, sebagai langkah strategis memperkuat implementasi kurikulum nasional di lapangan.
“Untuk sementara, peserta terbatas pada sekolah penerima BOSP karena belum memungkinkan mengakomodasi seluruh sekolah sekaligus,” ujar Kepala Disdik Kotim, Muhammad Irfansyah, Kamis (31/7/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelatihan ini melibatkan kepala sekolah dan guru dari jenjang TK hingga SMA/SMK dengan pendekatan berbasis kesadaran, makna, dan suasana belajar yang menyenangkan. Irfansyah menegaskan, meski tahap awal masih terbatas, ke depan program akan diperluas menggunakan anggaran APBD agar mencakup seluruh satuan pendidikan di Kotim.
“Tujuan kami bukan sekadar meningkatkan keterampilan mengajar, tetapi juga menanamkan filosofi pembelajaran mendalam sebagai orientasi kepemimpinan dan pengelolaan sekolah yang lebih proaktif,” tambahnya.
Disdik Kotim juga mendorong sekolah mengelola dana BOSP secara strategis dan akuntabel untuk menopang pelatihan lanjutan, supervisi akademik, serta mendorong transformasi sekolah menjadi ekosistem pembelajaran yang kolaboratif, inklusif, dan berkelanjutan. (nr/sekaltengcom)








