Kotim Perketat Skrining Kesehatan Siswa, Libatkan Puskesmas Hingga Sekolah

- Publisher

Kamis, 31 Juli 2025 - 23:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Muhammad Irfansyah.(IST)

Foto Muhammad Irfansyah.(IST)

KOTAWARINGIN TIMUR – Upaya menjaga kesehatan peserta didik di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kian diperkuat melalui program skrining kesehatan bagi anak usia 7 hingga 17 tahun. Program ini mendapat dukungan penuh dari Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kotim, dengan melibatkan puskesmas di seluruh wilayah.

Kepala Dinas Pendidikan Kotim, Muhammad Irfansyah, menegaskan skrining menjadi langkah strategis untuk mendeteksi dini potensi gangguan kesehatan yang dapat mengganggu konsentrasi dan prestasi belajar siswa.

Baca Juga :  Bapperida Kalteng Bersinergi dengan BRIN dan UPR Perkuat Riset Inovasi daerah

“Kami sangat mendukung karena pemeriksaan berkala ini penting untuk menjaga kondisi anak-anak. Deteksi sejak awal dapat mencegah masalah kesehatan berkembang menjadi lebih serius,” ujarnya, Kamis (31/7/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kesehatan yang prima adalah prasyarat mutlak bagi siswa agar bisa belajar secara optimal. Untuk itu, pihak sekolah didorong menjalin kerja sama erat dengan puskesmas setempat dalam pelaksanaan program ini.

Kepala Dinas Kesehatan Kotim, Umar Kaderi, menambahkan skrining kesehatan merupakan bagian dari pendekatan siklus hidup yang menekankan pencegahan sejak usia dini.

Baca Juga :  Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak Siswa siswi SDN 4 Ketapang Dapatkan Obat Cacing Gratis

“Kami berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk melaksanakan skrining di seluruh jenjang pendidikan, dari TK hingga SMA. Semua puskesmas sudah diinstruksikan turun langsung menjangkau peserta didik,” paparnya.

Dengan pendekatan promotif dan preventif ini, pemerintah daerah berharap potensi gangguan kesehatan pada anak dapat diantisipasi sejak awal, sehingga risiko berkembang menjadi kondisi yang mengancam dapat ditekan.(nr)

Berita Terkait

SMAN 2 Sampit Resmi Miliki Lapangan Mini Soccer Pertama di Kotim, Kepala Sekolah Sampaikan Apresiasi
Progres Sekolah Perintis 85%, Pemkab Kotim Masih Menunggu Arahan Penempatan Guru dari Kemensos
Pianis Cilik Aruna Memukau di Symphony Kemerdekaan 2025
Disdik Gelar Lomba Bagi Guru-guru Kecamatan Se-Kotim, Meriahkan HUT ke-80 RI
Sekolah Perintis Islamic Center Kotim Rampung 85 Persen, Siap Beroperasi Akhir Agustus
Disdik Kotim Genjot Perbaikan Gedung Sekolah, Banyak Gedung SD SMP Direhab
“Ternyata Aku Korban” Film Pendek Karya Pelajar Sampit, Suarakan Cegah Perundungan
Film Pendek “Ternyata Aku Korban” Karya Pelajar Kotim, Tampar Kesadaran Publik soal Bullying
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 September 2025 - 14:41 WIB

SMAN 2 Sampit Resmi Miliki Lapangan Mini Soccer Pertama di Kotim, Kepala Sekolah Sampaikan Apresiasi

Kamis, 14 Agustus 2025 - 22:03 WIB

Progres Sekolah Perintis 85%, Pemkab Kotim Masih Menunggu Arahan Penempatan Guru dari Kemensos

Kamis, 14 Agustus 2025 - 22:00 WIB

Pianis Cilik Aruna Memukau di Symphony Kemerdekaan 2025

Selasa, 12 Agustus 2025 - 18:53 WIB

Disdik Gelar Lomba Bagi Guru-guru Kecamatan Se-Kotim, Meriahkan HUT ke-80 RI

Senin, 11 Agustus 2025 - 07:34 WIB

Sekolah Perintis Islamic Center Kotim Rampung 85 Persen, Siap Beroperasi Akhir Agustus

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB