KOTAWARINGIN TIMUR – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Muhammad Irfansyah, menekankan peran strategis guru penggerak sebagai ujung tombak peningkatan mutu pendidikan sekaligus penjawab tantangan zaman yang terus berubah.
Ia menegaskan, lulusan program Guru Penggerak diharapkan tidak hanya menjadi peserta pelatihan, tetapi juga tampil sebagai pemimpin yang mampu menggerakkan seluruh ekosistem pendidikan di sekolah masing-masing.
“Teruslah berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dengan beradaptasi terhadap regulasi yang selalu berkembang. Kita kini berada di era digital, maka guru juga wajib menguasai keterampilan teknologi,” tegas Irfansyah, Selasa (24/6/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, guru penggerak harus menjadi sumber inspirasi, memicu inovasi, serta menciptakan perubahan positif yang berdampak nyata bagi peserta didik maupun lingkungan sekolah.
“Hingga kini, ratusan guru penggerak telah lulus di Kotim. Sebagian di antaranya bahkan sudah diangkat menjadi kepala sekolah dan pengawas,” ungkap Irfansyah
Dengan capaian tersebut, ia berharap para guru penggerak terus mengasah kapasitas diri, menjadi teladan, dan mendorong rekan sejawat untuk ikut bergerak maju.
“Jadilah guru yang bergerak, tergerak, dan menggerakkan,” pungkasnya.(nr)








