Bupati Lamandau Instruksikan PKS Beli TBS Sesuai Harga Pemerintah, Targetkan Harga Petani Tembus Rp3.000

- Publisher

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto/IST : Rizky Aditya Putra Bupati Lamandau

Foto/IST : Rizky Aditya Putra Bupati Lamandau

NANGA BULIK– Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 500/77/VI/Ek/2026 tentang Pembelian Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Produksi Perkebunan Sesuai Harga yang Ditetapkan Pemerintah di Kabupaten Lamandau. Kebijakan ini diambil sebagai langkah cepat menyikapi anjloknya harga TBS yang dikeluhkan petani dalam beberapa waktu terakhir.

Melalui surat edaran tersebut, seluruh pabrik kelapa sawit (PKS) yang beroperasi di Kabupaten Lamandau diminta segera menyesuaikan harga pembelian TBS mengacu pada ketentuan yang ditetapkan pemerintah daerah melalui Dinas Perkebunan. Pemerintah berharap harga pembelian di tingkat petani dapat kembali berada di atas Rp3.000 per kilogram.

Baca Juga :  Bupati dan Wakil Bupati Lamandau Ikuti Retreat Nasional IPDN, Perkuat Kapasitas Kepemimpinan Daerah

Langkah tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam melindungi kesejahteraan petani sawit yang selama ini menjadi penggerak utama perekonomian Kabupaten Lamandau. Pasalnya, dalam dua bulan terakhir harga TBS terus merosot hingga berkisar di angka Rp2.000 per kilogram, sehingga berdampak langsung terhadap pendapatan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra mengatakan, pemerintah menerima banyak laporan mengenai penurunan harga TBS di lapangan yang dinilai telah membebani para petani.

Baca Juga :  BPKP Serahkan Laporan Eksekutif Daerah ke Gubernur Kalteng, Dorong Sinergi Pengawasan dan Efektivitas Program Strategis

“Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena sebagian besar masyarakat Lamandau menggantungkan mata pencahariannya pada sektor perkebunan kelapa sawit,” ujar Rizky, Kamis (4/6/2026).

Ia menegaskan seluruh PKS harus segera menyesuaikan harga pembelian sesuai ketentuan yang berlaku agar petani memperoleh harga yang lebih adil dan layak.

“Dengan harga yang sesuai ketentuan, petani diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus menjaga produktivitas kebun mereka,” tegasnya.(nr).

Berita Terkait

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden
Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan
Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa
Abdul Hamid Dorong PDPKPNU Cetak Kader NU yang Aktif Bangun Lamandau
Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat
Jembatan Gantung Batu Ojung Diresmikan, Pemkab Lamandau Buka Akses Ekonomi Desa Petarikan
Stok BBM Subsidi Lamandau Dipastikan Aman, Pemkab Soroti Antrean dan Dugaan Pelansiran
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:33 WIB

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:31 WIB

19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:07 WIB

Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat

Berita Terbaru