SERUYAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan resmi menggelar penandatanganan perjanjian kinerja bagi seluruh kepala perangkat daerah di Aula BKAD sebagai langkah awal mengakselerasi capaian pembangunan tahun 2026.
Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam meningkatkan performa kerja pemerintahan. Ia mendorong seluruh jajaran untuk tidak hanya bekerja rutinitas, tetapi berorientasi pada hasil yang lebih baik dari tahun sebelumnya.
“Siapa yang hari ini lebih baik dari kemarin adalah orang yang beruntung. Yang stagnan akan merugi, dan yang menurun termasuk golongan yang celaka,” tegasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Bupati, perjanjian kinerja merupakan bagian krusial dalam siklus Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden. Dokumen tersebut memuat penugasan program dan kegiatan yang dilengkapi indikator kinerja sebagai tolok ukur keberhasilan masing-masing organisasi perangkat daerah.
Ia menekankan, perjanjian kinerja bukan sekadar formalitas administratif, melainkan instrumen strategis untuk memastikan proses monitoring, pengendalian, hingga evaluasi berjalan efektif dan terukur.
“Evaluasi akan dilakukan setiap triwulan, sehingga capaian target bisa terus dipantau dan disesuaikan jika terjadi kendala di lapangan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bupati berharap penandatanganan ini menjadi momentum awal untuk mendorong peningkatan kualitas kinerja perangkat daerah, sehingga target pembangunan daerah dapat tercapai secara optimal.
Dalam arahannya, ia juga menyoroti pentingnya inovasi di tengah era digitalisasi. Seluruh pimpinan perangkat daerah diminta melakukan pembaruan dalam metode kerja serta berani melakukan penyesuaian regulasi yang dinilai menghambat pelayanan publik.
Tak hanya itu, ia menegaskan bahwa keberhasilan kinerja pemerintah tidak bisa dicapai secara parsial. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mewujudkan target pembangunan.
“Capaian kinerja bukan hasil kerja satu instansi saja, tetapi merupakan buah dari sinergi seluruh perangkat daerah,” ujarnya.
Menutup arahannya, Bupati mengingatkan seluruh pejabat untuk menjunjung tinggi integritas dan profesionalitas. Ia menegaskan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kerja nyata dan berdampak bagi masyarakat.(nr)








