Bupati Lamandau Paparkan Manajemen Talenta ASN di BKN, Dorong Reformasi Birokrasi Berbasis Merit

- Publisher

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEMPERSENTASIKAN : Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, saat mempersentasikan ekspose Manajemen Talenta di Kantor Badan Kepegawaian Negara Pusat, Jakarta, Selasa (10/3/2026).

MEMPERSENTASIKAN : Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, saat mempersentasikan ekspose Manajemen Talenta di Kantor Badan Kepegawaian Negara Pusat, Jakarta, Selasa (10/3/2026).

JAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau menegaskan komitmennya dalam melakukan transformasi birokrasi melalui penguatan tata kelola sumber daya manusia Aparatur Sipil Negara (ASN). Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, saat mempresentasikan ekspose Manajemen Talenta di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat, Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Dalam pemaparannya, Bupati Rizky menegaskan bahwa penerapan manajemen talenta menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas birokrasi melalui sistem merit yang transparan, objektif, dan profesional. Menurutnya, ASN tidak sekadar menjalankan fungsi administratif, tetapi merupakan elemen penting dalam mendorong pembangunan daerah.

“ASN adalah aset paling berharga dalam penyelenggaraan pemerintahan. Karena itu, penataan SDM harus dilakukan secara serius agar mampu menciptakan birokrasi yang berintegritas, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data yang dipaparkan, jumlah ASN di lingkungan Pemkab Lamandau saat ini mencapai 5.157 orang, terdiri dari 3.666 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 1.491 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Dengan jumlah penduduk sebanyak 117.368 jiwa, rasio ASN di daerah tersebut berada pada angka 4,39 persen atau satu ASN melayani sekitar 23 penduduk.

Baca Juga :  Antisipasi Kepadatan Mudik Lebaran 2025, Pemerintah Pusat Siapkan Manajemen Transportasi dan Kebijakan WFA

Rizky menilai angka tersebut menunjukkan pentingnya pengelolaan dan penataan SDM secara terarah agar kinerja pelayanan publik dapat terus meningkat. Oleh sebab itu, implementasi manajemen talenta di Lamandau diarahkan untuk menciptakan sistem pembinaan karier yang adil dan berbasis kompetensi.

Program tersebut juga diselaraskan dengan visi pembangunan daerah yang tertuang dalam RPJMD 2025–2029, yakni mewujudkan Kabupaten Lamandau yang maju, unggul, sejahtera, berkeadilan, dan berkelanjutan. Fokus pengembangannya mencakup penataan ASN secara transparan, jaminan pengembangan karier, peningkatan kompetensi melalui pelatihan berkelanjutan, hingga penguatan sistem pemerintahan berbasis elektronik (e-governance).

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Lamandau, Muhammad Irwansyah, menjelaskan bahwa proses pemetaan potensi dan kinerja ASN kini dilakukan melalui aplikasi SIMATA-SIASN guna meminimalkan unsur subjektivitas dalam penilaian.

Ia menyebutkan, hasil pemetaan digital menunjukkan sebagian besar pejabat struktural telah menjalani asesmen kompetensi, yakni 94,32 persen untuk Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama dan 96,22 persen untuk jabatan administrator.

Baca Juga :  Enam Raperbup Lamandau Diharmonisasi di Kemenkum Kalteng, Bahas Pajak hingga Penanganan Kemiskinan

“Melalui sistem ini, ASN dipetakan dalam sembilan kotak atau nine-box matrix berdasarkan kinerja dan potensi. Metode ini membantu pemerintah daerah dalam menyusun rencana suksesi jabatan, menentukan promosi bagi pegawai berprestasi, serta memberikan program pembinaan bagi ASN yang masih membutuhkan peningkatan kompetensi,” jelas Irwansyah.

Ekspose tersebut merupakan bagian dari rangkaian implementasi manajemen talenta yang telah dijalankan Pemkab Lamandau sejak Maret 2025. Pemerintah daerah berharap langkah tersebut mendapat dukungan penuh dari BKN agar tetap selaras dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN.

Bupati Rizky menegaskan bahwa manajemen talenta diharapkan menjadi fondasi utama penerapan sistem merit di daerah, sekaligus mendukung agenda reformasi birokrasi nasional menuju birokrasi kelas dunia pada 2045 yang kolaboratif, kapabel, dan berintegritas.(nr)

Berita Terkait

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi
Pemprov Kalteng Perkuat Mitigasi Bencana Berbasis Data dan Kajian Risiko
Agustiar Sabran Tegaskan Sinergi Pemprov dan Polri Jadi Kunci Stabilitas Pembangunan Kalteng
Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Digitalisasi Pemerintahan, Pelayanan Publik Jadi Prioritas
Agustiar Sabran Temui Massa, Dukung Aspirasi Penguatan Program MBG
Pemprov Kalteng Matangkan Program Kuliah Gratis Huma Betang Sejahtera
Kalteng Borong 11 Emas di Pesparawi Nasional XIV, Siap Bidik Prestasi Lebih Tinggi
Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Wujudkan Keluarga Berkualitas dan Provinsi Layak Anak
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:42 WIB

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:39 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Mitigasi Bencana Berbasis Data dan Kajian Risiko

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:40 WIB

Agustiar Sabran Tegaskan Sinergi Pemprov dan Polri Jadi Kunci Stabilitas Pembangunan Kalteng

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:34 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Digitalisasi Pemerintahan, Pelayanan Publik Jadi Prioritas

Senin, 29 Juni 2026 - 23:36 WIB

Pemprov Kalteng Matangkan Program Kuliah Gratis Huma Betang Sejahtera

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB