PALANGKA RAYA – Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, mendorong seluruh satuan pendidikan di Kalteng lebih aktif mempublikasikan hasil karya dan inovasi peserta didik melalui media digital dan media sosial resmi sekolah.
Menurutnya, kemajuan teknologi informasi harus dimanfaatkan secara maksimal untuk memperluas jangkauan publikasi karya siswa. Internet, kata dia, membuka ruang tanpa batas untuk memperkenalkan hasil riset dan kreativitas pelajar ke tingkat regional, nasional, bahkan global.
“Sekolah jangan hanya berhenti pada menghasilkan inovasi. Publikasikan. Gunakan website dan media sosial agar karya anak-anak kita dikenal luas,” tegasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pekan Inovasi Berbasis Zonasi
Sebagai langkah lanjutan, Dinas Pendidikan Kalteng berencana menggelar ajang inovasi secara berkala. Konsepnya berbasis zonasi wilayah, sehingga sekolah dari berbagai kabupaten/kota dapat saling bertemu, bertukar gagasan, dan memamerkan hasil riset terbaiknya.
Melalui kegiatan ini, Disdik ingin membangun ekosistem kompetitif yang sehat sekaligus memperkuat budaya riset di kalangan pelajar. Ajang tersebut diharapkan menjadi ruang apresiasi sekaligus panggung bagi lahirnya inovator muda dari Bumi Tambun Bungai.
Gandeng Dunia Usaha Lewat CSR
Tak hanya mengandalkan sumber daya internal, Reza juga membuka peluang kolaborasi dengan dunia usaha dan industri melalui pemanfaatan program Corporate Social Responsibility (CSR). Lewat platform PENA Kalteng, sekolah dapat difasilitasi menjalin kemitraan dengan perusahaan di sekitar wilayahnya untuk mendukung pembiayaan maupun pengembangan riset siswa.
Ia menegaskan, penyaluran CSR harus tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi masyarakat, termasuk dalam mendukung inovasi pendidikan.
“CSR yang disalurkan harus berdampak dan bermanfaat. Tidak menutup kemungkinan dari kolaborasi ini lahir inovasi yang mampu menembus level nasional bahkan internasional,” pungkasnya optimistis.
Dengan strategi publikasi digital, ajang inovasi rutin, dan dukungan CSR, Disdik Kalteng menargetkan sekolah-sekolah tidak hanya menjadi pusat pembelajaran, tetapi juga pusat lahirnya karya dan solusi kreatif bagi pembangunan daerah.(nr)








