SAMPIT – Gelaran event road race di Taman Kota Sampit membawa dampak ekonomi positif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Para pedagang mengaku omzet melonjak signifikan selama dua hari pelaksanaan acara yang dipadati ribuan penonton.
Salah satu pelaku UMKM, Ricky, pemilik usaha kopi yang berjualan di sekitar lokasi event, mengungkapkan rasa bahagianya karena dagangannya laris manis. Menurutnya, pada hari biasa ia hanya mampu menjual sekitar 100 hingga 120 gelas kopi per hari. Namun selama berlangsungnya road race, penjualan meningkat tajam.
“Selama dua hari event, penjualan bisa tembus 350 sampai 400 gelas per hari. Pendapatan naik drastis, tentu kami sangat senang,” ujar Ricky, Minggu (14/12/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lonjakan pengunjung yang memadati area Taman Kota menjadi faktor utama meningkatnya penjualan. Selain penonton balap, banyak warga datang untuk menikmati suasana hiburan sekaligus kuliner yang tersedia di sekitar arena.
Tak hanya merasakan keuntungan ekonomi, Ricky juga menegaskan komitmennya untuk menjaga kebersihan lingkungan. Ia mengaku secara mandiri membersihkan sampah yang berasal dari aktivitas usahanya.
“Sampah dari kopi saya tangani sendiri. Setelah berjualan, kami langsung bersihkan area sekitar lapak agar tetap rapi dan nyaman,” tegasnya.
Event road race ini tidak hanya menjadi ajang olahraga dan hiburan, tetapi juga terbukti mampu menggerakkan roda perekonomian lokal, khususnya bagi UMKM di Sampit. Banyak pedagang berharap kegiatan serupa dapat terus digelar dengan pengelolaan yang tertib dan ramah lingkungan.(nr/sekaltengcom)








