3.200 Buruh Sawit Lamandau Resmi Tercover Jamsostek, Pemkab Pastikan Perlindungan Kerja Lebih Inklusif

- Publisher

Kamis, 12 Juni 2025 - 22:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUNCURKAN : Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra meluncurkan perlindungan jamsostek bagi 3200 pekerja di Lamandau bersama pihak Jamsostek, baru-baru ini.(IST)

LUNCURKAN : Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra meluncurkan perlindungan jamsostek bagi 3200 pekerja di Lamandau bersama pihak Jamsostek, baru-baru ini.(IST)

NANGA BULIK – Sebanyak 3.200 pekerja perkebunan sawit di Kabupaten Lamandau kini resmi mendapat perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek). Program ini dibiayai melalui skema Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit, dan menjadi salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja.

Peluncuran program dilakukan Pemerintah Kabupaten Lamandau melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra menegaskan bahwa pekerja memiliki peran vital dalam menggerakkan roda perekonomian daerah.

“Ketika para pekerja menerima upah, dampaknya langsung terasa. Pasar makin ramai, warung makan penuh, aktivitas ekonomi hidup. Itu bukti nyata perputaran uang berjalan,” ucap Rizky, Kamis (12/6).

Ia menekankan, perlindungan pekerja bukan hanya bentuk kepedulian, tetapi juga strategi menjaga stabilitas ekonomi.

“Para pekerja layak mendapat jaminan atas hak-haknya. Dengan rasa aman, mereka bisa lebih produktif dan terus memberi kontribusi nyata bagi Lamandau,” tegasnya.

Menurut Rizky, Jamsostek tidak hanya memberikan perlindungan dasar, tetapi juga merupakan langkah menuju sistem ketenagakerjaan yang lebih berkeadilan, inklusif, dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Antisipasi Lonjakan Harga, Pemprov Kalteng Lakukan Penyediaan Stok Bapok Jelang Ramadan 2025

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Lamandau Atie Dieni menambahkan bahwa program ini sekaligus memperluas kepesertaan jaminan sosial di daerah.

“Pemerintah ingin semakin banyak pekerja terlindungi. Kuncinya ada pada kolaborasi lintas sektor,” jelas Atie.

Dengan adanya perlindungan Jamsostek, para buruh sawit di Lamandau diharapkan bisa bekerja lebih tenang, tanpa dihantui kekhawatiran jika suatu saat menghadapi risiko kecelakaan kerja.(nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru