LAMANDAU – Suasana tepian Sungai Lamandau di Desa Kujan berubah meriah, Kamis (23/10/2025), saat Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra secara resmi membuka Bupati Cup Chapter I Lomba Perahu Katinting 2025. Event perdana ini disambut antusias oleh masyarakat, peserta lomba, dan para pecinta olahraga air dari berbagai daerah.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Forkopimda, Sekretaris Daerah, Camat Bulik, Plt. Kepala Dispora, tokoh masyarakat, panitia, serta ratusan warga yang memadati tepian sungai untuk menyaksikan perlombaan tradisional yang sarat nilai budaya itu.
Dalam sambutannya, Bupati Rizky menegaskan bahwa Lomba Perahu Katinting bukan sekadar kompetisi adu kecepatan di atas air, tetapi juga simbol kebersamaan dan wujud pelestarian budaya sungai yang telah mengakar di masyarakat Lamandau.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Katinting bukan hanya alat transportasi masyarakat pesisir sungai, tetapi juga bagian dari jati diri dan tradisi lokal kita. Melalui ajang ini, kita ingin melestarikan warisan budaya sambil menumbuhkan semangat sportivitas dan persaudaraan antarwarga,” ujar Bupati Rizky dengan penuh semangat.
Ia menambahkan, Lomba Katinting memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi event wisata unggulan daerah, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.
“Pemerintah Kabupaten Lamandau akan terus mendorong kegiatan seperti ini menjadi agenda tahunan resmi daerah. Selain menghibur masyarakat, ajang ini juga mampu menarik wisatawan, meningkatkan UMKM lokal, serta memperkuat identitas budaya kita,” tegasnya.
Bupati juga mengajak seluruh pihak baik instansi pemerintah, komunitas, maupun dunia usaha untuk bersinergi dalam mendukung kegiatan olahraga tradisional tersebut agar pelaksanaannya semakin profesional dan berdaya saing.
“Kami membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak agar kegiatan ini semakin besar dan berkelanjutan. Dengan dukungan semua elemen, kita bisa jadikan Bupati Cup Katinting ini ikon baru olahraga air di Kalimantan Tengah,” tambahnya.
Acara pembukaan berlangsung semarak dengan tabuhan musik tradisional dan sorak dukungan penonton di sepanjang bantaran sungai. Di penghujung sambutan, Bupati Rizky secara resmi membuka lomba dengan mengucap “Bismillahirrahmanirrahim”, menandai dimulainya persaingan seru antar peserta yang berlomba menunjukkan kecepatan dan ketangguhan di atas air.
“Semoga kegiatan ini berjalan lancar, menjunjung tinggi sportivitas, dan semakin mempererat tali silaturahmi masyarakat Lamandau. Jadikan ajang ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga perayaan kebanggaan atas budaya sungai kita,” pungkasnya.(nr/sekaltengcom)








