TP-PKK Kalteng Luncurkan Toko RUMI: Dorong Ekonomi Keluarga Lewat Inovasi Digital

- Publisher

Selasa, 9 September 2025 - 20:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO BERSAMA: Ketua TP-PKK Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, saat foto bersama usai meresmikan Toko RUMI milik PKK, di Aula Sekretariat TP-PKK Kalteng, Selasa (9/9).(IST)

FOTO BERSAMA: Ketua TP-PKK Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, saat foto bersama usai meresmikan Toko RUMI milik PKK, di Aula Sekretariat TP-PKK Kalteng, Selasa (9/9).(IST)

PALANGKA RAYA – Gerakan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kalimantan Tengah kembali melahirkan terobosan baru. Ketua TP-PKK Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, meresmikan sekaligus meluncurkan Toko RUMI (Rumah Usaha Mandiri Pelangi) PKK, Selasa (9/9/2025) di Aula Sekretariat TP-PKK Kalteng.

Dalam sambutannya, Aisyah menegaskan PKK hadir bukan sekadar organisasi perempuan, melainkan motor penggerak pemberdayaan keluarga. Menurutnya, kemandirian ekonomi menjadi pondasi lahirnya keluarga tangguh yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

“Toko RUMI bukan hanya ruang jual beli. Ini adalah strategi besar pemberdayaan keluarga melalui inovasi, digitalisasi, dan transformasi ekonomi kerakyatan,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aisyah menjelaskan, Toko RUMI dirancang untuk memperluas pasar produk UP2K dan karya kader PKK. Selain sebagai pusat promosi, toko ini juga menjadi sarana edukasi kewirausahaan modern, bahkan digadang sebagai toko berbasis digital pertama di lingkungan PKK se-Indonesia.

Baca Juga :  Leonard S Ampung Resmi Membuka Bazar UMKM dalam Rangka Syukur dan Perayaan Paskah Kalteng 2025

“Inisiatif ini sejalan dengan Asta Cita Presiden dan mendukung visi Kalteng BERKAH. Utamanya pilar Betang Makmur dalam memperkuat ekonomi keluarga, serta Betang Harmoni yang mengangkat peran perempuan dalam pembangunan,” jelasnya.

Peresmian Toko RUMI juga dirangkai dengan Bimtek Rumah Dilan Korean Chunky Bag, sebuah pelatihan kreatif membuat tas rajut bernilai ekonomi tinggi. Kegiatan ini diharapkan melahirkan karya perempuan yang tidak hanya berdaya guna, tetapi juga berdaya jual.

Aisyah menegaskan, pemberdayaan ekonomi keluarga harus dibangun lewat kolaborasi. “PKK tidak bisa berjalan sendiri. Kita perlu dukungan pemerintah daerah, OPD, organisasi perempuan, pihak swasta, hingga masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  SE Ramadan Diterbitkan: Bupati Lamandau Tegaskan Toleransi, Petasan Dilarang, Tempat Hiburan Diatur Ketat

Harapannya, Toko RUMI menjadi pionir toko digital pemberdayaan keluarga, sementara Rumah Dilan menjadi wadah keterampilan perempuan yang kreatif, tangguh, dan mandiri menuju Kalteng Maju dan Sejahtera.

Sementara itu, Sekretaris I TP-PKK Kalteng sekaligus Ketua Panitia, Linae Victoria Aden, menyebut kehadiran Toko RUMI sebagai bukti komitmen PKK dalam menjalankan Program GELARI PELANGI (Gerakan Keluarga Indonesia dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pengelolaan Ekonomi).

“Lewat Toko RUMI, kita menghadirkan inovasi berbasis teknologi berupa toko offline dan online sebagai pusat promosi, penjualan, dan edukasi kewirausahaan kader PKK serta UP2K binaan,” ungkapnya.

Acara tersebut turut dihadiri Ketua Bhayangkari Polda Kalteng Maya Iwan Kurniawan, Ketua DWP Provinsi Kalteng Natalin Leonard S. Ampung, serta perwakilan Ketua DWP dari berbagai OPD.(nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden
Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan
Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa
Abdul Hamid Dorong PDPKPNU Cetak Kader NU yang Aktif Bangun Lamandau
Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat
Jembatan Gantung Batu Ojung Diresmikan, Pemkab Lamandau Buka Akses Ekonomi Desa Petarikan
Stok BBM Subsidi Lamandau Dipastikan Aman, Pemkab Soroti Antrean dan Dugaan Pelansiran
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:33 WIB

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:31 WIB

19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:07 WIB

Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat

Berita Terbaru