MUARA TEWEH – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Kabupaten Barito Utara, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo hadir dalam acara ramah tamah dan pelaksanaan pasar murah yang digelar di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, Senin (30/6/2025). Momen ini dimanfaatkan sebagai ajang memperkuat solidaritas masyarakat sekaligus menyampaikan arah kebijakan pembangunan ke depan.
Dalam pidatonya, Wagub Edy menyampaikan apresiasi atas capaian pembangunan yang telah diraih Kabupaten Barito Utara, sekaligus menyampaikan salam dari Gubernur Kalteng, H. Sugianto Sabran, yang mengharapkan Barito Utara tetap menjadi wilayah yang kondusif dan aman, apalagi menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dijadwalkan pada 6 Agustus 2025.
“Menjaga situasi damai adalah tanggung jawab kita bersama. Demokrasi sejati ditandai dengan sikap legowo. Siap menang itu biasa, tapi siap kalah adalah bentuk kedewasaan berpolitik,” tutur Edy yang menegaskan pentingnya kedewasaan politik dalam menyambut PSU.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Wagub juga menyoroti peningkatan alokasi Dana Bagi Hasil (DBH) yang signifikan. Hal ini diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan di wilayah perbatasan, termasuk Barito Utara yang memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan kawasan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur.
“Pembangunan harus dimulai dari desa. Fondasi kuat bangsa ini ada di kampung-kampung, di akar rumput,” tegas Edy.
Ia menegaskan bahwa pembangunan Kalteng tidak mengenal istilah wilayah prioritas berdasarkan letak geografis. Semua zona—barat, tengah, dan timur—diperlakukan setara sesuai potensi dan tantangannya masing-masing.
Sementara itu, Penjabat (Pj.) Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, memaparkan berbagai pencapaian daerah, seperti pengoperasian Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Teweh, pembukaan Mal Pelayanan Publik, revitalisasi kawasan tepi Sungai Barito, dan perbaikan infrastruktur antar kecamatan. Ia juga mengungkapkan rencana relokasi Kantor Bupati yang saat ini telah berusia lebih dari setengah abad.
“Kami bangga karena Barito Utara telah mencapai kepesertaan 100 persen dalam program BPJS Kesehatan dan berhasil meraih opini WTP dari BPK sebanyak 10 kali berturut-turut,” ujarnya.
Dalam bidang pertanian, Indra menyebut Barito Utara kini menjadi salah satu sentra produksi jagung terbesar di Kalteng dengan volume mencapai 42 ribu ton per tahun.
Selepas acara seremonial, Wagub bersama jajaran pemerintah daerah meninjau langsung pelaksanaan pasar murah yang diadakan di halaman Kantor Bupati. Sebanyak 300 paket sembako—berisi beras, gula, dan minyak goreng—dibagikan gratis kepada masyarakat. Selain itu, 2.500 paket tambahan juga disalurkan ke wilayah Kecamatan Teweh Tengah sebagai bagian dari program bantuan sosial menyambut hari jadi daerah.
Langkah ini merupakan wujud kepedulian Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terhadap stabilitas ekonomi warga, sekaligus menjadi bagian dari upaya konkret menekan gejolak harga kebutuhan pokok di tengah masyarakat.
“Kami ingin rakyat merasakan kehadiran pemerintah. Bukan hanya dalam kebijakan, tapi juga dalam aksi nyata,” tutupnya. (nr/sekaltengcom/diskominfosantik)








