Leonard S Ampung Tegaskan Pentingnya Nilai Huma Betang dalam Penyusunan RKPD 2026

- Publisher

Rabu, 25 Juni 2025 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAPAT: Kepala Bapperida yang juga menjabat sebagai Plt Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Leonard S. Ampung saat memimpin Rapat Evaluasi yang dilaksanakan secara virtual melalui platform Zoom dan dipusatkan di Ruang Rapat Kepala Bapperida Kalteng, Rabu (25/6).(IST)

RAPAT: Kepala Bapperida yang juga menjabat sebagai Plt Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Leonard S. Ampung saat memimpin Rapat Evaluasi yang dilaksanakan secara virtual melalui platform Zoom dan dipusatkan di Ruang Rapat Kepala Bapperida Kalteng, Rabu (25/6).(IST)

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) aktif mengikuti Rapat Evaluasi Rancangan Peraturan Gubernur (Pergub) terkait Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026, yang difasilitasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Rabu (25/6). Agenda nasional tersebut dilaksanakan secara virtual melalui platform Zoom dan dipusatkan di Ruang Rapat Kepala Bapperida Kalteng.

Rapat evaluasi tersebut dibuka secara resmi oleh Direktur Perencanaan, Evaluasi, dan Informasi Pembangunan Daerah (PEIPD) Ditjen Bina Pembangunan Daerah, Iwan Kurniawan, mewakili Dirjen Bangda Kemendagri.

Dalam kesempatan itu, Kepala Bapperida yang juga menjabat sebagai Plt Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Leonard S. Ampung, memaparkan draf akhir RKPD 2026. Ia menekankan pentingnya merumuskan kebijakan pembangunan yang tak hanya berbasis teknokratis dan administratif, namun juga berakar kuat pada kearifan lokal, khususnya nilai luhur masyarakat Dayak.

“RKPD ini tidak disusun semata-mata berdasarkan kerangka perencanaan normatif. Kita menghidupkan kembali filosofi Huma Betang sebagai fondasi pembangunan: kebersamaan, kesetaraan, toleransi, dan gotong royong menjadi prinsip utama dalam setiap langkah pembangunan Kalimantan Tengah,” ungkap Leonard.

Ia juga menambahkan, forum evaluasi ini merupakan wadah penting untuk menyelaraskan arah RKPD 2026 dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tingkat nasional, serta memperkuat sinergi dengan regulasi yang sedang disiapkan Kemendagri mengenai pedoman penyusunan RKPD.

“RKPD 2026 tidak hanya harus menjawab visi pembangunan jangka menengah daerah yang tertuang dalam RPJMD 2025–2029, tetapi juga mesti menjawab aspirasi riil masyarakat Kalimantan Tengah. Kolaborasi lintas sektor dan antara pemerintah pusat dengan daerah menjadi faktor penentu kesuksesan implementasi kebijakan,” tegasnya.

Baca Juga :  BPBD Kalteng Tinjau Langsung Usulan Pembangunan Jembatan Rusak Akibat Banjir di Lamandau

Leonard berharap, dari pertemuan ini akan lahir dokumen perencanaan yang lebih inklusif dan solutif, serta mampu menjadi alat strategis dalam mewujudkan pembangunan Kalimantan Tengah yang berkelanjutan, berkeadilan, dan bermartabat. Ia menekankan komitmen pemerintah daerah untuk terus menghadirkan pembangunan yang berpihak pada rakyat.

Turut hadir dalam rapat tersebut sejumlah pejabat pusat, termasuk Direktur SUPD II Iwan Kurniawan dan Analis Kebijakan Ahli Madya Wisnu Hidayat. Selain itu, perwakilan dari berbagai perangkat daerah lingkup Provinsi Kalimantan Tengah juga turut serta menyimak dan memberikan masukan. (nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden
Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan
Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa
Abdul Hamid Dorong PDPKPNU Cetak Kader NU yang Aktif Bangun Lamandau
Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat
Jembatan Gantung Batu Ojung Diresmikan, Pemkab Lamandau Buka Akses Ekonomi Desa Petarikan
Stok BBM Subsidi Lamandau Dipastikan Aman, Pemkab Soroti Antrean dan Dugaan Pelansiran
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:33 WIB

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:31 WIB

19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:07 WIB

Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat

Berita Terbaru