PALANGKA RAYA – Suasana semarak menyelimuti halaman Mapolda Kalimantan Tengah pada Sabtu pagi (21/6), saat ribuan warga mengikuti kegiatan fun walk dan fun bike dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79. Tak hanya menjadi ajang olahraga santai, momen ini juga memperlihatkan keakraban antara pemimpin daerah dan masyarakat.
Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, turut hadir dalam acara tersebut meskipun di tengah jadwal kerjanya yang padat. Ia menyempatkan diri bergabung bersama warga sebelum melanjutkan perjalanan dinas ke Kabupaten Gunung Mas.
“Ini adalah bentuk penghormatan kami terhadap institusi Polri sekaligus sarana mempererat ikatan antara pemerintah dan rakyat,” ujar Gubernur Agustiar Sabran. Ia menambahkan bahwa momentum ini menjadi simbol kuatnya kebersamaan dalam membangun daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol Iwan Kurniawan, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas kehadiran Gubernur serta partisipasi luas masyarakat. “Meski dengan jadwal yang padat, Pak Gubernur tetap menyempatkan hadir. Ini mencerminkan komitmen beliau terhadap sinergi antara pemerintah dan kepolisian,” ucapnya, disambut tepuk tangan meriah peserta kegiatan.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara seluruh elemen, termasuk masyarakat, untuk menjaga situasi aman dan kondusif di wilayah Kalimantan Tengah. “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat adalah kekuatan utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” tegas Kapolda.
Selain menyemarakkan suasana, panitia juga menyiapkan berbagai hadiah menarik bagi peserta. Gubernur bahkan menambahkan satu unit sepeda motor sebagai doorprize utama, yang langsung disambut antusias oleh peserta yang berharap menjadi pemenang.
Kegiatan yang diikuti oleh unsur Forkopimda, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Kalteng, serta masyarakat dari beragam kalangan ini berlangsung dalam atmosfer penuh kehangatan dan kebersamaan.
Melalui kegiatan ini, semangat Hari Bhayangkara tidak hanya menjadi milik institusi Polri, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya persatuan dalam membangun Kalimantan Tengah yang lebih berkah, maju, dan sejahtera. (nr/sekaltengcom)








