PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan institusi peradilan melalui serah terima jabatan Ketua Pengadilan Tinggi Palangka Raya, dari Hj. Diah Sulastri Dewi kepada Pujiastuti Handayani. Prosesi ini digelar secara khidmat di Gedung Pengadilan Tinggi Palangka Raya, Jumat (13/6), dihadiri langsung oleh Gubernur H. Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur H. Edy Pratowo.
Acara pisah sambut tersebut tak hanya menjadi ajang peralihan kepemimpinan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat nilai-nilai keadilan, integritas, dan kolaborasi antar lembaga hukum di Kalimantan Tengah. Nuansa kebudayaan lokal turut dihadirkan, memperkaya makna dalam suasana kekeluargaan dan kehormatan.
Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan penghargaan atas pengabdian Hj. Diah Sulastri Dewi yang selama hampir satu tahun memimpin institusi peradilan tinggi di wilayah ini. Kepemimpinan beliau dinilai membawa semangat reformasi dan menumbuhkan kepercayaan publik terhadap lembaga hukum.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Beliau telah menunaikan tugas dengan sangat baik. Selamat bertugas di tempat baru sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Riau. Doa kami menyertai, dan semoga hubungan baik yang telah terjalin terus berlanjut,” ujar Gubernur.
Sebagai bentuk penghormatan, Gubernur dan Wakil Gubernur menyerahkan cenderamata sebagai apresiasi atas jasa dan kontribusi yang telah diberikan dalam memperkuat supremasi hukum di Kalteng.
Kepada Ketua Pengadilan Tinggi yang baru, Pujiastuti Handayani, Gubernur menyampaikan harapan besar agar kepemimpinan yang baru dapat melanjutkan bahkan meningkatkan kerja sama yang telah terbina, khususnya dalam membangun sistem peradilan yang responsif terhadap kepentingan masyarakat.
“Kami optimis, kehadiran Ibu Pujiastuti akan mempererat sinergi antarlembaga. Peradilan yang kuat dan bersih adalah fondasi dalam menciptakan daerah yang aman, tertib, dan berdaya saing,” tambah Gubernur.
Ia juga menekankan pentingnya peran lembaga yudisial dalam mendukung pemerataan pembangunan, perlindungan lingkungan hidup, serta penegakan hukum yang menghormati nilai-nilai budaya dan kearifan lokal masyarakat Dayak.
Sementara itu, Hj. Diah Sulastri Dewi mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang solid dengan jajaran Forkopimda dan pemerintah daerah selama masa tugasnya.
“Kolaborasi yang harmonis ini telah menjadi bekal saya dalam melangkah ke amanah berikutnya. Semoga sinergi yang baik terus berlanjut demi pelayanan hukum yang lebih baik bagi masyarakat,” ucapnya.
Ketua baru, Pujiastuti Handayani, dalam sambutannya menyampaikan kesiapan menjalankan tugas baru di Bumi Tambun Bungai. Ia menekankan komitmen untuk membangun peradilan yang inklusif dan menjunjung tinggi keadilan substantif.
“Saya mohon dukungan seluruh elemen masyarakat Kalteng. Pengalaman saya di Yogyakarta, Banjarmasin, dan Kupang menjadi bekal dalam mengemban tugas ini. Saya juga berkomitmen untuk menjadikan nilai lokal sebagai inspirasi dalam memimpin,” ujar Pujiastuti.
Seremoni ini semakin meriah dengan pemutaran dokumentasi perjalanan kepemimpinan Diah Sulastri Dewi, serta penyampaian pesan dan kesan dari mitra kerja. Balutan budaya Dayak yang kental memperkuat atmosfer kekeluargaan dan penghormatan dalam momen transisi kepemimpinan ini.
Hadir dalam kegiatan ini sejumlah tokoh penting, di antaranya Hakim Ad Hoc Tipikor dari DKI Jakarta Agung Iswanto, Hakim Ad Hoc Tipikor dari Bandung Erry Thresia, unsur Forkopimda, Kepala Biro Hukum Provinsi Maskur, Kadis Perpustakaan dan Arsip Daerah Hj. Adiah Chandra Sari, serta jajaran kepala perangkat daerah lainnya.
Pisah sambut ini tak sekadar menjadi rangkaian formalitas, melainkan juga simbol regenerasi kepemimpinan yang berintegritas dan akuntabel dalam menjaga marwah lembaga peradilan serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa menuju Kalteng yang Berkah, Maju, dan Bermartabat. (nr/sekaltengcom)








