Hadiri Panen Raya Serentak, Gubernur Kalteng Sampaikan Langsung Ucapan Terima Kasih Petani Kepada Presiden

- Publisher

Senin, 7 April 2025 - 20:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANEN RAYA : Gubernur Provinsi Kalteng H. Agustiar Sabran saat panen raya padi di Desa Pantik, Kecamatan Pandih Batu Kabupaten Pulang Pisau, Senin (7/4).(IST)

PANEN RAYA : Gubernur Provinsi Kalteng H. Agustiar Sabran saat panen raya padi di Desa Pantik, Kecamatan Pandih Batu Kabupaten Pulang Pisau, Senin (7/4).(IST)

PULANG PISAU – Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran bersama sejumlah Bupati serta Unsur Forkopimda melaksanakan panen raya padi, bertempat di Desa Pantik, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, Senin (7/4).

Dalam pelaksanaan panen raya padi ini, Gubernur sekaligus menghadiri secara virtual panen raya padi secara serentak di 14 provinsi sentra utama padi yang digelar oleh Kementerian Pertanian serta dihadiri langsung Presiden RI Prabowo Subianto dari pusat tempat dilaksanakannya kegiatan di Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud komitmen pemerintah dalam percepatan swasembada pangan nasional serta bentuk unjuk kinerja dan rasa syukur Kabinet Merah Putih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi seluruh stakeholders karena harga bahan pokok terkendali aman serta harga masih dapat dijangkau oleh masyarakat Indonesia saat Hari Besar Keagamaan.

Pada kesempatan tersebut, Presiden juga memberikan apresiasi kepada para petani yang menurutnya merupakan tulang punggung bangsa dan negara.

“Para petani adalah produsen pangan. Tanpa pangan tidak ada negara dan tanpa pangan tidak ada NKRI,” kata Presiden Prabowo.

Prabowo juga menghimbau kepada Menteri Pertanian dan Wakil Menteri Pertanian serta semua unsur untuk bekerja keras lagi agar harga daging, telur, susu turun lagi harganya. Ia menginginkan seluruh rakyat Indonesia bisa menikmati peningkatan protein.

Baca Juga :  Kemendagri Siap Kawal Implementasi Sekolah Rakyat, Pemda Pegang Peran Kunci

“Rakyat kita harus bisa menikmati protein dengan harga yang sangat terjangkau. InsyaAllah dalam satu tahun ini kita akan menjangkau itu,” ujar Prabowo.

Dirinya juga menetapkan harga pembelian gabah kering panen sebesar Rp6.500 per kilogram. Penetapan ini berlaku untuk seluruh penggilingan padi, termasuk Bulog. Tujuan penetapan harga gabah melindungi petani, mempercepat swasembada pangan, menjamin petani mendapatkan harga yang layak, memperkuat stok pangan nasional.

Selain itu juga, Prabowo meminta agar pemerintah daerah mengambil langkah-langkah untuk menindak tegas pihak yang mencoba merugikan petani dengan meminta dukungan TNI, kepolisian, serta dinas pertanian untuk melakukan pengawasan ketat di daerah. Tidak hanya itu, ia juga menginstruksikan Bulog mencari gudang-gudang afilisasi untuk menyimpan Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

“Jangan korbankan petani, selalu ada alasan kadar air lah, rendemen lah, atau kualitas lah . Pengusaha-pengusaha kau boleh untung, tapi jangan mencekik petani kita,” tegas Prabowo.

Ia juga menegaskan akan memberikan ultimatum dengan menutup atau mengambil alih penggilingan padi yang tidak patuh terhadap Harga Pembelian Pemerintah.

Dalam momentum tersebut, Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran berkesempatan berdialog langsung dengan Presiden melalui virtual. Ia menyampaikan rasa dan ucapan terima kasih masyarakat Kalteng atas kebijakan dan keberpihakan Presiden kepada petani.

Baca Juga :  BSKDN Kemendagri Dorong ASN Tetap Produktif Pasca Purnatugas

“Dengan kebijakan bapak Presiden menetapkan harga gabah Rp. 6.500 per kilogram, sangat dirasakan oleh masyarakat. Begitupun dengan ketersediaan pupuk, saat ini sangat mudah didapat, sehingga meringankan beban para petani,” ungkap Agustiar.

Sebagai informasi, berdasarkan data Survei Kerangka Sampel Area (KSA) BPS, untuk Bulan April 2026 Kalteng pada area lahan seluas  11.341 Ha, untuk produksi padi 37.745 Ton GKG setara produksi beras 22.420 Ton Beras tersebar di beberapa kabupaten diantaranya Kapuas seluas 2.895 ha, Barito Utara seluas  1.166 ha, Seruyan seluas 1.426 ha, Pulang Pisau seluas 1.893 ha, Barito Timur seluas 1.245 ha, Kotawaringin Timur seluas 904 ha, Katingan 924 ha, dan Barito Selatan 563 ha.

Turut hadir di Desa Pantik diantaranya Unsur Forkopimda Provinsi Kalteng, Dirjen Prasarana dan Sarana Kementerian Pertanian Andi Nur Alamsyah, Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifai, Bupati Kapuas Wiyatno Dodo, Bupati Katingan Saiful, Kepala Kantor Bulog Wilayah Kalteng Budi Sultika, Kepala BPS Kalteng Agnes Widiastuti serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Kalteng. (nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden
Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan
Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa
Abdul Hamid Dorong PDPKPNU Cetak Kader NU yang Aktif Bangun Lamandau
Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat
Jembatan Gantung Batu Ojung Diresmikan, Pemkab Lamandau Buka Akses Ekonomi Desa Petarikan
Stok BBM Subsidi Lamandau Dipastikan Aman, Pemkab Soroti Antrean dan Dugaan Pelansiran
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:33 WIB

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:31 WIB

19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:07 WIB

Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat

Berita Terbaru