Berkaca Pada Tahun 2024, Transportasi dan Pakaian Menyumbang Inflasi Jelang Lebaran

- Publisher

Senin, 24 Maret 2025 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Staf Ahli Gubernur bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yuas Elko.(IST)

Staf Ahli Gubernur bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yuas Elko.(IST)

PALANGKA RAYA – Staf Ahli Gubernur bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yuas Elko menyimak arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) pada rapat inflasi secara virtual. Senin, 24 Maret 2025.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan inflasi year on year Februari 2025 di angka -0,09%. Sedangkan inflasi Month to month -0,40%.

Hal ini menandakan angka deflasi, yang dipengaruhi daya beli masyarakat yang masih terjaga ditambah suplai yang mencukupi.

“Itu yang menyebabkan terjadinya penurunan inflasi, ditambah lagi adanya subsidi Pemerintah pada sektor listrik,” ujarnya.

Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti, menyampaikan gambaran secara historis kelompok penyumbang andil inflasi pada momentum Ramadhan dan Idul Fitri, berkaca pada tahun 2024.

“Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau, Kelompok Transportasi, Kelompok Pakaian dan Alas Kaki, dan Kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya,” kata Amalia.

Ia memaparkan, pada Maret 2024 Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau menyumbang andil inflasi terbesar yaitu sebesar 0,41%.

Baca Juga :  Dorong Ekonomi Warga, Gubernur Agustiar Resmikan Koperasi Merah Putih Bukit Tunggal

Kemudian terdapat andil inflasi dari transportasi, pakaian dan alas kaki yang dipengaruhi oleh arus mudik dan kebiasaan masyarakat yang membeli pakaian lebaran.

“Pada April 2024, Kelompok Transportasi memberi andil terbesar yaitu 0,12%. Kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya menyumbang inflasi sebesar 0,08%. Kelompok Pakaian dan Alas Kaki memberi andil inflasi pada April sebesar 0,02%,” tuturnya. (dcc/sekaltengcom)

Berita Terkait

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden
Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan
Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa
Abdul Hamid Dorong PDPKPNU Cetak Kader NU yang Aktif Bangun Lamandau
Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat
Jembatan Gantung Batu Ojung Diresmikan, Pemkab Lamandau Buka Akses Ekonomi Desa Petarikan
Stok BBM Subsidi Lamandau Dipastikan Aman, Pemkab Soroti Antrean dan Dugaan Pelansiran
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:33 WIB

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:31 WIB

19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:07 WIB

Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat

Berita Terbaru