Inflasi Kalteng Stabil 0,28% di Bawah Target Nasional, Gubernur Upayakan Pasar Penyeimbang saat Ramadan

- Publisher

Senin, 10 Maret 2025 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sahli Ekkeubang Yuas Elko.(IST)

Sahli Ekkeubang Yuas Elko.(IST)

PALANGKA RAYA – Staf Ahli Gubernur bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan (Ekkeubang) Yuas Elko simak rapat pengendalian Inflasi dari Menteri Dalam Negeri secara virtual di Aula Bajakah. Senin, 10 Maret 2025.

Pada pembahasan ini Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan perkembangan Inflasi nasional dan daerah.

“Indonesia alami Deflasi year on year -0,09% (Februari 2025 terhadap Februari 2024), dan month to month -0,48% (Februari – Maret 2025). Faktor penyebabnya masih karena subsidi listrik oleh Bapak Presiden, sehingga andil Inflasi minus,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara year on year makanan minuman dan tembakau mengalami Inflasi 2,25%, sedangkan perumahan air listrik dan bahan bakar rumah tangga mengalami deflasi -12,08.

Secara month to month, makanan minuman dan tembakau mengalami deflasi -0,40, dan perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga deflasi -3,59, dan perawatan pribadi dan jasa lainnya inflasi 1,29.

“Secara nasional, Inflasi tertinggi di Papua Pegunungan 7,99%, Terendah mengalami deflasi di Papua Barat -1,98%,” sebutnya.

Baca Juga :  Sekda Nuryakin Buka Secara Resmi Bimtek BLUD Puskesmas se-Provinsi Kalteng

Kepala BPS pusat Amalia mengatakan, Komoditas andil deflasi pada makanan minuman dan tembakau Februari 2025 (month to month) adalah daging ayam ras, bawang merah, cabai merah, cabai rawit, tomat, telur ayam ras, kacang panjang, jeruk, jengkol, ayam hidup.

“Kemudian komoditas yang menjadi harga bergejolak tertinggi di daging ayam ras, kemudian telur ayam ras, bawang putih, ayam hidup, pepaya, cabai rawit, beras, bayam. Ini yang perlu menjadi perhatian,” bebernya.

Lebih lanjut, secara nasional 33 Provinsi alami kenaikan IPH pada Minggu pertama Maret 2025 untuk Cabai rawit, cabai merah, bawang merah, dan daging ayam ras.

Perkembangan harga Minggu pertama Maret 2025, Cabai merah alami kenaikan di atas HAP 8,71% di harga Rp57.581. Harga tertinggi di Kab. Nduga Rp180.000. sedangkan harga terendah Rp14.000.

Cabai rawit alami kenaikan 26,27% di harga Rp85.694. harga tertinggi 180.000 di kab. Nduga, harga terendah Rp22.000.

Harga bawang putih naik 1, 76% di harga Rp44.730. harga tertinggi di Kab. Intan Jaya Rp100.000 sedangkan terendah Rp28.000

Baca Juga :  Bupati Rizky Dorong KNPI Jadi Motor Inovasi dan Persatuan Pemuda Lamandau

“Gula pasir juga naik 0,72% di harga Rp17.568, tertinggi di Kab. Puncak Rp40.000 terendah di Rp14.000. Harga telur ayam ras naik 1,66% di harga Rp31.158, tertinggi di Kab. Mamberamo Tengah Rp100.000 terendah Rp22.960,” paparnya.

Staf Ahli Ekkeubang Yuas Elko menanggapi gejolak komoditas tersebut, mengatakan bahwa saat ini Kalteng inflasi di angka 0,28%.

Saat ini dari Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengupayakan salah satunya layanan di pasar penyeimbang untuk mengendalikan inflasi dan menguatkan ketahanan pangan.

“Beliau membuka acara kemarin di Halal Nasional Fair 2025 di bulan Ramadan, di sana juga ada UMKM, juga ada pasar penyeimbang, gerakan pangan murah (GPM) yang tergabung di dalamnya ada beras, ikan, sayur,”

“Ini sangat membantu seperti ikan yang rata-rata 50 ribu ke atas, kalau di sana kan 20-30 ribu. Demikian juga beras kalau kita sidak pasar sudah ada yang 15 ribu ke atas, kalau di sana itu standar harganya,” tutup Yuas. (dcc/sekaltengcom)

Berita Terkait

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden
Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan
Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa
Abdul Hamid Dorong PDPKPNU Cetak Kader NU yang Aktif Bangun Lamandau
Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat
Jembatan Gantung Batu Ojung Diresmikan, Pemkab Lamandau Buka Akses Ekonomi Desa Petarikan
Stok BBM Subsidi Lamandau Dipastikan Aman, Pemkab Soroti Antrean dan Dugaan Pelansiran
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:33 WIB

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:31 WIB

19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:07 WIB

Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat

Berita Terbaru