PALANGKA RAYA– Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran bersama Wakil Gubernur Edy Pratowo menyampaikan pidato pertamanya usai dilantik. Pidato tersebut disampaikan dalam rapat paripurna di DPRD Kalteng, Rabu (5/3).
Rapat dipimpin Ketua DPRD Kalteng Arton S Dohong dan dihadiri jajaran legislatif, Forkopimda, serta perwakilan organisasi perangkat daerah. Dalam pidatonya, Agustiar menegaskan komitmennya membawa Provinsi Kalteng menuju kemajuan dengan program kerja konkret.
“Pemerintahan saat ini akan berpegang pada prinsip kearifan lokal dalam bingkai NKRI. Saya menginginkan Kalteng semakin Berkah, Maju, dan Sejahtera sebagai bagian dari visi besar menuju Indonesia Emas 2045,” kata Agustiar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dirinya mengatakan, Visi itu dijabarkan dalam lima misi utama, di antaranya meningkatkan kesejahteraan ekonomi dengan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan sumber daya alam lokal, memperkuat pendidikan berbasis budaya belom bahadat, serta menghadirkan layanan kesehatan berkualitas dan terjangkau.
“Selain itu, pemerataan infrastruktur dan penciptaan lapangan kerja juga menjadi fokus utama, Serta kami juga akan memberdayakan potensi daerah sehingga pembangunan tidak hanya terpusat di kota, tetapi juga merata hingga pelosok,” ujar Agustiar.
Ia juga mengatakan, Bahwa 100 hari pertama, akan menyiapkan delapan program prioritas. Salah satunya menyelaraskan kebijakan dengan Program ASTACITA Presiden Prabowo Subianto, seperti Makan Bergizi Gratis, Lumbung Pangan Nasional, dan pencegahan stunting.
Selain itu, Sinkronisasi dan efisiensi anggaran, restrukturisasi organisasi perangkat daerah, serta perencanaan Kartu Huma Betang Sejahtera juga masuk dalam program awal kepemimpinannya. Kartu ini mencakup bantuan kesehatan, pendidikan, pertanian, nelayan, serta subsidi pasar murah menjelang Ramadan dan Idulfitri.
“Kita juga akan melakukan perbaikan infrastruktur jalan seperti ruas jalan Palangka Raya-Kuala Kurun, peningkatan akses listrik dan internet di pedalaman, pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) turut menjadi prioritas, serta Pengendalian kebakaran hutan dan banjir juga akan diperkuat dengan sistem deteksi dini,” sampai Agustiar.
Orang Nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini menekankan pentingnya sinergi antara pihak Eksekutif dan Legislatif dalam mewujudkan program-program tersebut.
“Kami juga butuh dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat Kalimantan Tengah agar Provinsi lebih maju dan masyarakat sejahtera,” tutupnya. (nr/sekaltengcom)








