PALANGKA RAYA –Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengelar rapat persiapan pelaksanaan National Halal Fair 2025 Serentak di Indonesia. Di Aula Bajakah pada Selasa, (11/2) rapat tersebut dipimpin
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalteng Sri Widanarni.
“Kita berharap National Halal Fair di Kalteng ini menjadi wadah integrasi ekosistem produk halal dan ekonomi syariah, dengan target literasi dan inklusi ekonomi syariah. Bisa kita rumuskan apa saja yang akan dilaksanakan nanti di bulan Ramadan,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rapat ini membahas persiapan pelaksanaan National Halal Fair 2025, serentak di seluruh wilayah Indonesia. Yang mana penyelenggara merupakan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) yang mendapat arahan dari Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS).
“Secara teknis, rapat ini masih menentukan tema kegiatan, dengan pelaksanaan tanggal 1-20 Ramadan 2025, dengan pilihan usulan tempat yaitu Bundaran Besar Palangka Raya. National Halal Fair nantinya diisi berbagai kegiatan menarik,” ujar Sri Widanarni.
Kegiatan tersebut di antaranya Nusantara Bazar, dengan mengajak para pelaku UMKM di bidang makanan, fashion dan aksesoris untuk membuka booth, literasi ekonomi syariah, Selain itu juga terdapat usulan kegiatan konsultasi halal perencanaan keuangan, kultum menjelang bulan puasa, layanan sertifikasi halal selama bulan Ramadan oleh BPJPH, serta penukaran uang oleh Bank Indonesia
“Diharapkan tema yang dipilih nanti menyentuh tidak hanya halal industri saja, tapi halal sosial. Mari sukseskan bersama agar semua masyarakat tidak hanya muslim, tetapi semuanya membawa semangat kehalalan yang baik, halal dan tayib. Label halal tidak hanya untuk islam, tapi untuk semua masyarakat,” tuturnya. (nr/sekaltengcom)








