NANGA BULIK – Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas diri bagi pelajar, khususnya dalam penguasaan bahasa asing serta kemampuan beradaptasi dengan pesatnya perkembangan teknologi.
Ia menilai, di tengah arus perubahan global yang begitu cepat, generasi muda dituntut tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki keterampilan pendukung yang relevan dengan kebutuhan zaman.
“Jadilah generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berintegritas, disiplin, bertanggung jawab, memiliki kepedulian sosial, serta terus menumbuhkan semangat untuk berbuat kebaikan,” ujar Bupati Rizky di Nanga Bulik, Sabtu (6/6/2026)
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, kemampuan tersebut merupakan bekal strategis agar para pelajar mampu bersaing sekaligus menangkap berbagai peluang di masa depan, baik di tingkat regional, nasional, maupun global.
Ia juga berpesan agar para lulusan terus mengasah potensi diri, menjaga karakter, serta menjadi kebanggaan bagi keluarga, sekolah, dan daerah asalnya.
Pesan tersebut disampaikan saat Bupati Rizky menghadiri langsung acara pelepasan siswa-siswi Kelas IX Angkatan VI SMPS Katolik Santo Arnoldus Janssen Nanga Bulik, yang digelar di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Lamandau.
Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Lamandau itu menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah atas capaian para siswa yang telah menuntaskan pendidikan tingkat SMP dan bersiap melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Pegang teguh nilai moral, hormati orang tua dan guru, serta jadilah pribadi yang mampu memberi manfaat bagi lingkungan sekitar,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelepasan, Eddy Wahyudi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi, apresiasi, sekaligus perpisahan simbolis bagi para siswa yang telah menyelesaikan masa belajar.
Tahun ini, pelepasan mengusung tema “Per Aspera Ad Astra” atau “melalui kesulitan menuju bintang”, yang dimaknai sebagai dorongan agar para lulusan tetap gigih menghadapi tantangan demi meraih cita-cita.
Sebanyak 22 siswa mengikuti prosesi pelepasan, terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan, yang secara resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.(nr)








