PALANGKA RAYA — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan gagasan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) sangan mendukung pelaksanaan program tersebut dengan mengalokasi anggaran Rp485 miliar dalam APBD 2025.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng Reza Prabowo menjelaskan bahwa anggaran tersebut mencakup paket lengkap yang terdiri dari program makan bergizi gratis, sekolah gratis, dan kuliah gratis. Dari total anggaran tersebut, sekitar Rp200 miliar dialokasikan khusus untuk program MBG.
“Pamerintah Provinsi sangat mengapresiasi program tersebut, walaupun Kalteng belum termasuk dalam 190 Satuan Pendidikan Pelaksana Gizi (SPPG) yang menjadi pilot project pertama, program ini akan tetap disinergikan bersama pemerintah pusat agar pelaksanaan berjalan lancar,” kata Reza.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dirinya mengatakan pihaknya masih berkomunikasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) terkait teknis pelaksanaan, termasuk apakah anggaran ini akan digunakan untuk pembangunan SPPG baru, jasa katering, atau hal lainnya.
“Saat ini beberapa satuan pendidikan di Provinsi Kalteng sudah mulai melaksanakan program ini, dengan membangun SPPG seperti di Palangka Raya, Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Seruyan, dan Kapuas.
“Saat ini pelaksanaan kegiatan MBG dilakukan oleh BGN melalui SPPG yang tersebar di kabupaten/kota. Salah satu SPPG yang sudah berjalan adalah SPPG Bukit Kenanga, yang melayani 3.039 siswa dari tiga TK/RA, sembilan SD, dua SMP, dan dua SMA di wilayah tersebut,” sampai Reza.
Dinas Pendidikan turut dilibatkan untuk penyiapan calon penerima manfaat, seperti menentukan sekolah-sekolah terdekat dengan SPPG. Untuk Kapasitas satu SPPG, yaitu 3.000 hingga 4.000 siswa. Untuk mengakomodasi sekolah yang belum terjangkau, seperti SMA Negeri 5 (SMA 5 Plus) dengan jumlah siswa lebih dari 1.000, diperlukan pembangunan SPPG baru.
“Kami sudah mengusulkan ini ke BGN, tetapi eksekusinya masih menunggu kolaborasi lebih lanjut dari SPPG dan BGN, Dengan sinergi yang dibangun pemerintah daerah dengan pemerintah pusat, diharapkan program Ini memberikan dampak kesejahteraan para siswa yang ada di Kalteng,” tutupnya. (nr/sekaltengcom)








