Bappedalitbang Kalteng Pantau Capaian Pendampingan SSGI Kab/kota, Lima Daerah Belum Selesai Update Data Balita

- Publisher

Rabu, 8 Januari 2025 - 17:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Rapat Monitoring dan Evaluasi Pendampingan SSGI Kab/kota.(IST)

Suasana Rapat Monitoring dan Evaluasi Pendampingan SSGI Kab/kota.(IST)

PALANGKA RAYA – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Provinsi Kalimantan Tengah Leonard S. Ampung, pimpin Rapat Final Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pendampingan SSGI Kabupaten/Kota di Ruang Rapat Kepala Bappedalitbang.

Mewakili Wakil Gubernur Kalteng yang merupakan Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kalimantan Tengah, Leonard menekankan pentingnya Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) untuk memantau perkembangan status gizi masyarakat.

“Data dari survei ini akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan-kebijakan dan program yang lebih efektif untuk menangani masalah gizi dan meningkatkan kesehatan masyarakat,” kata Leonard. Kamis, 8 Januari 2025.

Leonard memaparkan data, progres updating data balita sampai dengan 7 Januari 2025 dari 14 Kabupaten/Kota, dengan total blok sensus 891 yang telah selesai adalah sembilan Kabupaten.

Tersisa lima Kabupaten/Kota yang belum selesai updating data balita yaitu Kota Palangka Raya, Kabupaten Barito Utara, Kab. Lamandau, Kab. Katingan dan Kab. Murung Raya.

Sementara itu, Updating data Kalimantan Tengah telah mencapai 98,32% urutan ke 15 secara nasional. Sedangkan capaian pengumpulan data Kalimantan Tengah sebanyak 76% dan capaian pengumpulan data nasional sebesar 83,53%.

“Pencapaian ini merupakan kolaborasi dari semua pihak yang aktif, bertindak cepat bekerja cermat, semoga benar-benar dapat mencapai target yang kita inginkan,” tutur Leonard.

Baca Juga :  Gubernur Kalteng Tinjau Terminal W.A Gara, Soroti Pelanggaran Truk Bermuatan Lebih di Jalur Kuala Kurun

Dalam monev ini Leonard menyatakan bahwa masih ada Empat Kabupaten/Kota yang belum mengupload pada Web Aksi Bangda Kemendagri dalam pelaporan TPPS Semester II Tahun 2024.

“Yakni Kota Palangka Raya, Kabupaten Barito Selatan, Kabupaten Seruyan dan Kabupaten Lamandau. Bagi yang belum, dapat segera menyelesaikan dan upload pada Web Aksi Bangda Kemendagri, agar pelaporan TPPS Semester II Tahun 2024 Kalimantan Tengah dapat 100% sebelum batas waktu yang ditentukan,” imbaunya.

Rapat tersebut diikuti oleh Dinas P3APP-KB Kalteng, Satgas Stunting Provinsi Kalimantan Tengah, hadir secara virtual Kepala Bappeda, Dinas P3APP-KB Kabupaten/Kota se Kalimantan Tengah. (dcc/sekaltengcom)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru