Yuas Elko Dorong Penyusunan Peta Jalan Inflasi yang Lebih Komprehensif Demi Stabilitas Ekonomi Daerah

- Publisher

Rabu, 9 Juli 2025 - 23:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAPAT -Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko saar Rapat Koordinasi Pembahasan Inflasi Daerah dan Finalisasi Road Map TPID 2025–2027 yang berlangsung di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (9/7/2025).(IST)

RAPAT -Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko saar Rapat Koordinasi Pembahasan Inflasi Daerah dan Finalisasi Road Map TPID 2025–2027 yang berlangsung di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (9/7/2025).(IST)

PALANGKA RAYA – Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, menegaskan pentingnya penyusunan road map atau peta jalan pengendalian inflasi sebagai acuan strategis bagi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di seluruh kabupaten dan kota. Ia menilai, keberadaan dokumen tersebut krusial dalam memperkuat arah kebijakan penanganan inflasi secara menyeluruh dan terkoordinasi di daerah.

Hal itu disampaikannya usai menghadiri Rapat Koordinasi Pembahasan Inflasi Daerah dan Finalisasi Road Map TPID 2025–2027 yang berlangsung di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (9/7/2025).

“Dengan adanya peta jalan yang matang, TPID akan lebih mudah dalam memetakan persoalan, mengidentifikasi komoditas pemicu inflasi, serta merumuskan solusi kebijakan yang adaptif,” ujar Yuas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, dokumen road map juga memungkinkan pemerintah daerah untuk menyusun langkah-langkah korektif dan pencegahan terhadap gejolak harga, terutama pada komoditas pangan dan transportasi yang selama ini menjadi penyumbang utama fluktuasi inflasi.

Baca Juga :  Wagub Edy Pratowo Hadiri Rakor Operasi Ketupat 2026, Pastikan Pengamanan Mudik Lebaran di Kalteng Siap Total

Menurut Yuas, saat ini masih terdapat perbedaan progres antarwilayah. Beberapa TPID kabupaten/kota telah mendekati tahap finalisasi, namun sebagian lainnya masih dalam proses awal penyusunan.

“Pemprov Kalteng telah merancang peta jalan pengendalian inflasi untuk jangka menengah, yakni periode 2025–2027. Namun, penyempurnaan terus dilakukan dengan melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar strategi yang dihasilkan benar-benar aplikatif di lapangan,” jelasnya.

Dari sisi data, inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Kalimantan Tengah pada Juni 2025 tercatat mengalami kenaikan sebesar 0,32 persen secara bulanan (mtm) dan 1,06 persen secara tahunan (yoy). Ini menunjukkan tren peningkatan dibanding bulan Mei 2025 yang mencatatkan deflasi sebesar 0,53 persen (mtm) dan inflasi tahunan sebesar 0,46 persen (yoy).

Baca Juga :  Selaraskan Agenda Pembangunan, Dispursip Kalteng Ikuti Pembahasan Desk Urusan Rakortekrenbang 2025

Lonjakan harga disumbang oleh beberapa komoditas strategis seperti bawang merah, tiket pesawat, ikan peda, cabai rawit, dan rokok jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM). Namun demikian, inflasi lebih tinggi berhasil diredam oleh penurunan harga sejumlah bahan pokok seperti beras, ikan nila, bensin, ikan patin, dan ikan baung.

“Meski secara umum inflasi di Kalteng masih tergolong stabil, posisinya tetap berada di luar rentang target inflasi nasional, sehingga perlu perhatian lebih serius dari TPID,” tutupnya.

Rapat tersebut juga dihadiri oleh berbagai pihak yang terlibat langsung dalam pengendalian harga di daerah, antara lain Kepala Kanwil Perum Bulog Kalteng Budi Cahyanto, Deputi Bank Indonesia Andrian Pangestu, Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Kalteng M. Taufiqurrahman, serta perwakilan TPID dari kabupaten/kota se-Kalteng.(nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru