PALANGKA RAYA – Dinas Perkebunan Prov. Kalteng menggelar bimtek Peningkatan Kapasitas Tim Pendataan Perkebunan Sawit Rakyat Tahun 2024. Bimtek ini dibuka oleh Wakil Gubernur Kalimantan Tengah. Swiss-Belhotel pada Selasa, 9 September 2024.
Kepala Dinas melalui Kepala bidang PUPKP3 M. Rusan menjelaskan, tujuan yang hendak dicapai, yaitu meningkatnya pemahaman tentang pemetaan dan pendataan kebun kelapa sawit rakyat, untuk mendapatkan data dan informasi tentang perkebunan kelapa sawit.
“Hal ini akan mengoptimalkan tata kelola usaha budidaya perkebunan berkelanjutan milik pekebun,” katanya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, Edy Pratowo dalam sambutannya mengapresiasi giat ini, bahwa perkebunan merupakan sub sektor penting dan strategis bagi pembangunan nasional.
Dari segi data, Wagub mengungkapkan bahwa pemerintah masih belum sepenuhnya memiliki data dan informasi by name, by address, by spatial untuk pengelolaan lahan perkebunan sawit oleh rakyat. Data yang dimiliki hanya memiliki data estimasi yang bersifat tabular.
”Untuk itu, memperbaiki data dan informasi perkebunan sawit rakyat merupakan langkah kebijakan jangka pendek yang sangat Strategis. Selain itu juga Pemprov Kalteng membangun database perkebunan sawit rakyat yang lengkap dengan data spasial (by name, by address, by spatial),” ungkapnya.
Database ini diharapkan jadi pondasi informasi yanh lebih representatif, baik secara tabular maupun spasial (peta). Wagub berpesan agar pendataan nantinya dilakukan dengan akurat, terlebih lagi diundang narasumber dari Badan Informasi dan Geospasial (BIG), dan dari Direktorat Jenderal Perkebunan Kementan yang hadir secara daring.
“Dengan berbagai teknologi pendukung pekerjaan ini, diharapkan perkebunan kelapa sawit rakyat di Provinsi Kalimantan Tengah dapat terdata dengan baik,” tutupnya.








