Target PAD Tahun 2025 Meningkat 39,23%, Pemprov Kalteng Optimalkan Potensi Pajak dan Retribusi Daerah

- Publisher

Jumat, 20 Desember 2024 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Sri Widanarni saat membuka rapat di Aula Jayang Tingang.(IST)

FOTO: Sri Widanarni saat membuka rapat di Aula Jayang Tingang.(IST)

PALANGKA RAYA – Mewakili Gubernur Kalimantan Tengah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sri Widanarni membuka Rapat Optimalisasi dan Sosialisasi Pajak Daerah. Hal ini bertujuan meningkatkan koordinasi dan sinkronisasi dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Jumat, 20 Desember 2024.

Sri menjelaskan melalui sambutan Gubernur, Pajak dan Retribusi Daerah merupakan sumber utama PAD untuk penyelenggaraan pembangunan di daerah. Kalimantan Tengah memiliki potensi yang besar dalam memaksimalkan PAD melalui sumber daya alamnya.

“Kalimantan Tengah memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah untuk memaksimalkan penerimaan daerah melalui pengelolaan pajak daerah dan retribusi daerah secara optimal,” jelasnya.

Selain itu, Sri mengatakan pentingnya memahami wajib pajak juga dapat memaksimalkan potensi aset-aset yang dimiliki Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, yang mengoptimalkan sistem pengelolaan pajak.

“Pemerintah Daerah menetapkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada APBD Murni Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp4.681.931.097.735,- (4,68 Triliun rupiah lebih), meningkat cukup signifikan sebesar 39,23 persen dibandingkan dengan target perubahan Tahun Anggaran 2024,” tambahnya.

Sri berharap rapat ini menjadi wadah diskusi konstruktif untuk mencari solusi dan langkah strategis mengoptimalkan penerimaan PAD melalui sektor pajak daerah.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Prov. Kalteng Anang Dirjo mengungkapkan pada tahun 2025 ada perubahan cara pemungutan pajak daerah.

Baca Juga :  Wagub Kalteng Ikuti Musrenbangnas, Presiden RI: Pembangunan Konkret dan Realistis Basis Ekonomi Pancasila

Anang mengimbau bagi perusahaan yang kendaraan operasionalnya lebih dari satu tahun agar mengalihkan plat kendaraan menjadi plat KH dan bayar pajak di Kalteng.

“Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor juga ada kenaikan karena adanya sistem opsen. Tetapi, nanti akan ada surat kebijakan dari Bapak Gubernur, bahwa Pemerintah Provinsi memberikan diskon sehingga tidak membebani masyarakat Kalimantan Tengah. Maka dari itu mari kita bersama-sama memungut potensi-potensi sumber dana untuk pembangunan Provinsi Kalimantan Tengah,” imbaunya.

Rapat diikuti oleh Bupati/Pj./Wali Kota, unsur Forkopimda, Kepala Instansi Vertikal, OPD, serta  Kepala Bapenda Kabupaten/Kota se-Kalteng dan stakeholder terkait.

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 120 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru