Tahun 2025 Lima Pejabat Eselon Dua Kembali Pensiun

- Publisher

Rabu, 26 Februari 2025 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELEPASAN : Pj Sekda Kotim Sanggul Lumban Gaol, Staf Ahli Bupati bidang kemasyarakatan dan SDM, Rusmiati dan Kepala BKPSDM Kabupaten Kotim Kamaruddin Makalepu, saat menghadiri pelepasan ASN yang purna tugas, Senin (24/2) kemarin.(IST)

PELEPASAN : Pj Sekda Kotim Sanggul Lumban Gaol, Staf Ahli Bupati bidang kemasyarakatan dan SDM, Rusmiati dan Kepala BKPSDM Kabupaten Kotim Kamaruddin Makalepu, saat menghadiri pelepasan ASN yang purna tugas, Senin (24/2) kemarin.(IST)

SAMPIT- Ditahun 2025 ini ada sebanyak 226 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang akan purna tugas atau pensiun, Dari 226 tersebut ada lima orang pejabat eselon II yang termasuk didalamnya.

“Sepanjang tahun 2025 ini ada sekitar 226 orang ASN yang pensiun, termasuk lima orang pejabat eselon II, bisa aja nantinya bertambah kalau ada yang meninggal dunia atau pensiun dini,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kotim Kamaruddin Makalepu, Rabu (26/2).

Dirinya menyebutkan lima orang pejabat eselon II yang akan pensiun tersebut adalah  Pj. Sekretaris Daerah yang juga Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sanggul Lumban Gaol, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Sepnita, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Poraktina Ike Heritha. Kepala Inspektorat Masri dan Staf Ahli Bupati bidang kemasyarakatan dan SDM, Rusmiati. 

“Dengan adanya lima orang pejabat esolan II yang pensiun maka kekosongan pejabat eselon dua jadi bertambah, saat ini sudah ada 10 jabatan eselon dua yang kosong, sehingga di tahun 2025 ini akan ada 15 yang kosong,” ujar Kamaruddin.

Dia menjelaskan untuk mengisi jabatan eselon II yang kosong tersebut akan dilakukan lelang, tetapi saat ini pihaknya masih menunggu arahan Bupati Kabupaten Kotim untuk proses lelang tersebut, Karena saat ini beliau tengah mengikuti retreat di Magelang.

“Kami masih menunggu arahan Bupati, terkait pengisian jabatan eselon II Karena kita cukup banyak pimpinan tinggi pratama yang kosong saat ini, setelah menjalani retreat maka akan ada arahan dari bupati,” sampai Kamaruddin.

Baca Juga :  40 Anggota DPRD Kotim Turun ke Dapil Serap Aspirasi Warga

Untuk pengisian jabatan sekda berbeda dengan kepala dinas, meski sama-sama jabatan eselon dua. Sekda ini jabatan tertinggi di Kabupaten, jabatannya adalah IIA. Sehingga panselnya harus terpisah, Kamaruddin juga  menjelaskan untuk pengisian jabatan sekda tidak bisa diisi dari kepala dinas atau JPT Kotim, karena jabatan yang lebih tinggi sehingga minimal JPT dari Provinsi Kalimantan Tengah. 

“Kalau dilaksanakan proses seleksinya itu enam bulan setelah pelantikan Bupati Kotim, tetapi bisa saja melakukan seleksi tapi harus izin Mendagri melalui Gubernur Kalteng, Kemudian kita minta rekomendasi dari BKN. Kecuali dilaksanakan setelah enak bulan baru tidak perlu lagi minta izin Mendagri, cukup rekomendasi BKN untuk pembentukan panselnya,” tutupnya. (nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden
Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan
Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa
Abdul Hamid Dorong PDPKPNU Cetak Kader NU yang Aktif Bangun Lamandau
Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat
Jembatan Gantung Batu Ojung Diresmikan, Pemkab Lamandau Buka Akses Ekonomi Desa Petarikan
Stok BBM Subsidi Lamandau Dipastikan Aman, Pemkab Soroti Antrean dan Dugaan Pelansiran
Berita ini 144 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:33 WIB

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:31 WIB

19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:07 WIB

Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat

Berita Terbaru