Sekjen Kemendagri Dorong Pemda Aktif Pantau Pasar Demi Tekan Laju Inflasi

- Publisher

Senin, 28 April 2025 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIMPIN : Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Tomsi Tohir saat pimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah, Senin (28/4).(IST)

PIMPIN : Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Tomsi Tohir saat pimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah, Senin (28/4).(IST)

JAKARTA – Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Tomsi Tohir, kembali menegaskan pentingnya peran aktif pemerintah daerah (Pemda) dalam mengendalikan harga kebutuhan pokok guna menekan inflasi. Dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar secara hybrid dari Kantor Pusat Kemendagri, Senin (28/4), Tomsi menyoroti rendahnya partisipasi daerah dalam melakukan pemantauan langsung ke pasar.

Berdasarkan data dari Inspektorat Jenderal Kemendagri per April 2025, baru 44 kabupaten/kota yang tercatat melakukan inspeksi langsung ke pasar. Tomsi mengimbau daerah yang belum terdata untuk segera memberikan klarifikasi, sekaligus meningkatkan aksi nyata dalam mengontrol harga bahan pokok di lapangan.

“Baru segelintir Pemda yang benar-benar terjun ke pasar untuk memantau harga. Padahal ini langkah krusial agar bisa segera merespons fluktuasi harga,” ujar Tomsi.

Ia juga mengungkapkan bahwa hanya 10 daerah yang telah menjalin kerja sama langsung dengan daerah penghasil komoditas guna menjaga kelancaran pasokan pangan. Sebagian besar lainnya masih terjebak dalam rapat koordinasi tanpa langkah konkret.

Selain itu, program pencanangan gerakan menanam baru digalakkan oleh 30 daerah. Meski dinilai sebagai sinyal positif, Tomsi menilai upaya tersebut masih perlu didorong lebih luas dan intensif sebagai strategi jangka menengah mengatasi gejolak harga.

“Kita butuh lebih dari sekadar niat. Perlu tindakan nyata, sinergi antarwilayah, serta konsistensi dalam pemantauan di lapangan. Ini bagian dari pelayanan publik yang harus dioptimalkan,” tegasnya.

Dalam rakor tersebut, Tomsi juga berdiskusi langsung dengan beberapa kepala daerah yang wilayahnya mengalami lonjakan harga komoditas di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Ia menyarankan agar pemerintah daerah rutin memonitor pasar, menggencarkan operasi pasar murah, dan mempererat kerja sama distribusi dengan daerah sentra produksi.

Baca Juga :  Prosesi Adat Dayak Warnai Penyambutan Kajati Baru Kalteng oleh Gubernur

Forum yang bertujuan menyelaraskan strategi pengendalian inflasi ini turut dihadiri oleh pejabat lintas sektor, seperti Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini, Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa, serta Plt. Deputi II Bidang Perekonomian dan Pangan KSP Edy Priyono.

Selain itu, hadir pula perwakilan dari Kemendag, Bulog, Satgas Pangan Polri, Kejaksaan Agung, TNI, serta sejumlah kepala daerah dan Forkopimda secara daring dari berbagai penjuru Indonesia. Forum ini menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat. (nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden
Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan
Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa
Abdul Hamid Dorong PDPKPNU Cetak Kader NU yang Aktif Bangun Lamandau
Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat
Jembatan Gantung Batu Ojung Diresmikan, Pemkab Lamandau Buka Akses Ekonomi Desa Petarikan
Stok BBM Subsidi Lamandau Dipastikan Aman, Pemkab Soroti Antrean dan Dugaan Pelansiran
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:33 WIB

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:31 WIB

19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:07 WIB

Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat

Berita Terbaru