Sambut Hari Tari Sedunia, Bundaran Besar Tampilkan 37 Komunitas Seni dengan Tajuk “Palangka Raya Menari”

- Publisher

Selasa, 29 April 2025 - 22:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MENARI - Salah satu sanggar tari yang turut memeriahkan Hari Tari Sedunia di Bundaran Besar.(IST)

MENARI - Salah satu sanggar tari yang turut memeriahkan Hari Tari Sedunia di Bundaran Besar.(IST)

PALANGKA RAYA – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Prov. Kalteng, melalui UPT Taman Budaya Kalimantan Tengah menggelar Pentas Seni Budaya dalam rangka “Hari Tari Sedunia”. Selasa, 29 April 2025.

Pentas ini dilaksanakan di bundaran besar Palangka Raya, dimulai dari pukul 17.00 WIB, diikuti oleh 37 sanggar seni dan budaya, paguyuban, komunitas maupun seniman perorangan.

Kepala UPT Wildae D. Binti, mengapresiasi terselenggaranya pentas ini sebagai dukungan nyata pemerintah terhadap pegiat seni dalam mengembangkan dan melestarikan kebudayaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam hal seni tari, sebanyak 37 penampilan yang akan menghibur masyarakat, sehingga pentas ini memperluas khazanah tari, yang menjadi tema khusus “Tari Sedunia”.

Baca Juga :  Bupati Seruyan Saksikan MoU Kebun Plasma 20 Persen, Warga Tiga Desa Dapat Peluang Tingkatkan Ekonomi

“Khususnya seni tari tradisional dan modern, sebanyak 37 sanggar ambil bagian dalam acara ini. Pagi tadi digelar workshop untuk pelaku seni, dan malam ini adalah puncak acaranya dengan menampilkan banyak karya tari, sebagai kekayaan budaya Nusantara, termasuk juga budaya Kalimantan Tengah,” jelas Wildae.

Wildae berharap masyarakat dapat menikmati pentas tari yang ditampilkan, sehingga menambah kecintaan terhadap budaya daerah.

“Pelestarian budaya adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah saja, Keterlibatan masyarakat sangat penting dalam menjaga identitas budaya yang kita miliki,” katanya.

Dalam menghimpun para talenta, Ketua kegiatan “Palangka Raya Menari”, Noviana P. Laman, mengapresiasi antusias masyarakat yang sangat menyukai kesenian, terlebih lagi banyak seniman yang mendukung sehingga acara ini terselenggara dengan baik.

Baca Juga :  Tudingan Suap Rp4,8 Miliar Dinilai Fitnah, Ketua DPRD Kotim Laporkan Korlap Aksi Demo ke Polisi

“Partisipasi dari berbagai sanggar dan masyarakat sangat luar biasa. Kami harap kegiatan ini bisa terus dilaksanakan setiap tahunnya dan didukung oleh Disbudpar Kalteng serta UPT Taman Budaya sebagai mitra utama,” harapnya.

Noviana menambahkan, acara ini tidak lepas dari kolaborasi komunitas seni dan pemerintah, yang sama-sama berkomitmen menjaga dan melestarikan kebudayaan daerah.

““World Dance Day Palangka Raya Menari 2025”, momen ini menjadi sarana ekspresi para seniman menyampaikan nilai budaya melalui tari yang penuh makna,” tukasnya. (dcc/sekaltengcom)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru