PALANGKARAYA – Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) H.Agustiar Sabran dan H.Edy Pratowo beserta 12 Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota di Provinsi Kalteng resmi dilantik oleh Presiden RI, Prabowo Subianto di Istana Negara, Kamis (20/2).
12 Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota di Provinsi Kalteng yang juga dilantik hari ini beserta Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng adalah Walikota dan Wakil Walikota Palangkaraya Farid Nafarin-Achmad Zaini, Bupati dan Wakil Bupati Sukamara Masduki-Nur Efendi, Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah- Suyanto, Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor-Irawati serta Bupati dan Wakil Bupati Seruyan Ahmad Selangor Wanda-Supian.
Selanjutnya Bupati dan Wakil Bupati Katingan Saiful-Firdaus, Bupati dan Wakil Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifa’i- Ahmad Jayadikarya, Bupati dan Wakil Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno dan Dodo, Bupati dan Wakil Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri- Khristanto Yudha, Bupati dan Wakil Bupati Barito Timur M.Yamin-Adi Mula Nakalelu, serta Bupati dan Wakil Bupati Murung Raya Heriyus-Rahmanto Muhidin.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelantikan yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, dilakukan serentak, ada sebanyak 961 orang yang akan dilantik baik itu Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota masa jabatan 2025-2030.
Adapun 961 Kepala Daerah dilantik, yaitu 33 Gubernur dan 33 Wakil Gubernur, terbagi dalam dua Surat Keputusan (SK) Presiden nomor 15b tahun 2025 tanggal 31 Januari, dan SK nomor 24b tahun 2025 tanggal 17 Februari tentang pengesahan dan pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur masa jabatan 2025-2030.
Sedangkan 363 Bupati dan 362 Wakil Bupati, 85 Wali Kota dan 85 Wakil Wali Kota tertuang dan SK Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.3 /1719 tahun 2025 tentang pengesahan pengangkatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah pada Kabupaten Kota hasil Pilkada 2024 masa jabatan 2025-2030.
Pelantikan Kepala Daerah dan Wakil Daerah dari 481 daerah ditandai dengan penyematan tanda pangkat dan penandatangan berita acara pelantikan kepala daerah dari enam agama.
Presiden RI Prabowo Subianto dalam sambutannya mengatakan, pelantikan yang dilakukan secara serentak di Istana Negara merupakan moment bersejarah dan baru pertama kali di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Ini menunjukan betapa besar bangsa kita, sebagai bangsa besar keempat terbesar di seluruh dunia, bahwa kita hidup dalam demokrasi berjalan dan dinamis,”ujarnya.
Atas nama negara dan bangsa Indonesia, Presiden mengingatkan kepada kepala daerah yang baru dilantik dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab, harus menjadi pelayan untuk membela dan menjaga kepentingan rakyat, serta melakukan perbaikan hidup rakyat
“Itu adalah tugas kita. Saudara telah turun ke rakyat, telah meminta kepercayaan rakyat dan Alhamdulilah saudara berhasil meraih kepercayaan rakyat masing masing. Walaupun kita berasal dari partai berbeda, agama, suku, tetapi kita telah lahir dalam keluarga besar Nusantara, Republik Indonesia, Merah Putih, Bhineka Tunggal Ika, kita berbeda tetapi kita satu,”tuturnya.
Diakhir sambutannya, Presiden mengucapkan selamat bertugas. Kiranya mandat dan kepercayaan yang diberikan oleh rakyat dapat diwujudkan melalui program visi misi, untuk kepentingan dan kemaslahatan masyarakat serta daerah masing-masing. (nr/sekaltengcom)








