PALANGKA RAYA – Dalam rangka menyemarakkan gelaran Kalteng Expo 2025, Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menghadirkan sebuah podcast informatif yang membahas transformasi layanan publik melalui platform digital. Podcast ini digelar pada Senin (19/5) di booth resmi Diskominfosantik dan mengusung topik “Kemudahan Akses Pelayanan Melalui PLN Mobile dan MyICON+”.
Acara bincang santai ini dipandu oleh Novita Chandra Wijaya, menghadirkan narasumber dari pihak PLN yaitu Rizky Maulana Akbar, Senior Account Manager Ritel Kalimantan. Podcast disiarkan secara langsung melalui kanal media sosial resmi Diskominfosantik seperti Instagram, YouTube, dan TikTok.
Dalam sesi tersebut, Rizky menjelaskan bahwa PLN Mobile dirancang untuk memberikan kemudahan dan efisiensi bagi pelanggan dalam mengakses berbagai layanan kelistrikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat membeli token, membayar tagihan, memantau pemakaian daya, mengajukan perubahan daya, hingga melaporkan gangguan jaringan tanpa harus datang langsung ke kantor PLN,” jelas Rizky.
Selain itu, ia turut memperkenalkan MyICON+, aplikasi layanan digital dari Icon Plus, anak perusahaan PLN yang fokus pada penyediaan layanan internet rumah dan korporasi di bawah brand ICONNET. Meski belum sepopuler PLN Mobile, Rizky meyakini MyICON+ memiliki potensi besar untuk mendukung konektivitas digital masyarakat.
“Melalui MyICON+, pelanggan dapat memantau tagihan internet, menambah fitur layanan seperti televisi kabel hingga pemasangan CCTV, yang kini menjadi kebutuhan banyak rumah tangga,” tambahnya.
Ia juga menyebutkan bahwa layanan ICONNET kini telah menjangkau berbagai sektor, tidak hanya pelanggan perumahan tetapi juga hotel, kantor pemerintahan, dan area publik seperti kawasan Bundaran Besar Palangka Raya. Hal ini sejalan dengan misi perusahaan untuk membangun ekosistem smart living berbasis digital di Kalimantan Tengah.
Rizky berharap, dengan semakin dikenalnya aplikasi-aplikasi digital ini, masyarakat tidak hanya lebih mudah dalam mengakses layanan listrik dan internet, tetapi juga turut mendukung upaya pemerintah dalam mempercepat transformasi digital di daerah. (nr/sekaltengcom)








