Plt Sekda Kalteng Apresiasi Seminar Wakaf Uang, Dengan Pemanfaatan Bagi Pendidikan, kesehatan maupun Duafa

- Publisher

Kamis, 13 Maret 2025 - 15:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tag: Bersama Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kalteng, Ketua II Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kalteng, Pimpinan Yayasan Mutiara Tarbiyah, perwakilan perguruan tinggi.(IST)

Tag: Bersama Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kalteng, Ketua II Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kalteng, Pimpinan Yayasan Mutiara Tarbiyah, perwakilan perguruan tinggi.(IST)

PALANGKA RAYA – Bank Indonesia (BI) kantor perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah menyelenggarakan Seminar dan Launching Program Wakaf Uang yang dibuka oleh Gubernur melalui Plt. Sekda Kalteng Katma F. Dirun. Kamis, 13 Maret 2025.

Kegiatan ini disambut baik sebagai literasi mengenai wakaf uang. Dewasa ini, masyarakat hanya mengenal berupa harta tidak bergerak seperti tanah dan bangunan.

“Wakaf uang bermanfaat besar dalam membangun kesejahteraan, dapat dimanfaatkan untuk mengurangi kemiskinan, meningkatkan kesehatan, maupun pendidikan,” kata Katma di Ruang Betang Hapakat, Gedung Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kalteng.

Acara ini berkolaborasi dengan Lembaga Wakaf Uang Yayasan Mutiara Tarbiyah, yang merupakan lembaga wakaf uang pertama di Kalimantan Tengah serta diakui oleh Badan Wakaf Indonesia RI.

Hendaknya lembaga ini mengelola wakaf uang dengan amanah, dengan pengelolaan yang baik akan bersama-sama memajukan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat,” harapnya.

Baca Juga :  Gubernur Agustiar Sabran Ajak Warga Kalteng Aktif Garap Sektor Pertanian

Kepala KPw BI Kalteng Yuliansah Andrias mengatakan saat ini Bank Indonesia berupaya meningkatkan literasi keuangan dan ekonomi syariah. Yuliansyah mengungkapkan, survei terkait literasi ekonomi dan keuangan syariah berada di angka 2,8 dari skala 5.

“Bank Indonesia memiliki tanggung jawab dan komitmen untuk mengembangkan pembangunan keuangan dan ekonomi syariah melalui tiga strategi, yakni mendukung dari sisi penguatan di ekosistem halal produknya; ekosistem pariwisata ramah muslim; dan penguatan literasi,” sebutnya. (dcc/sekaltengcom)

Berita Terkait

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden
Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan
Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa
Abdul Hamid Dorong PDPKPNU Cetak Kader NU yang Aktif Bangun Lamandau
Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat
Jembatan Gantung Batu Ojung Diresmikan, Pemkab Lamandau Buka Akses Ekonomi Desa Petarikan
Stok BBM Subsidi Lamandau Dipastikan Aman, Pemkab Soroti Antrean dan Dugaan Pelansiran
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:33 WIB

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:31 WIB

19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:07 WIB

Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat

Berita Terbaru