PALANGKA RAYA – Pengurus Provinsi Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Kalimantan Tengah resmi dilantik di Palangka Raya, Sabtu (27/6/2026). Pelantikan tersebut menjadi momentum memperkuat pembinaan dan pengembangan olahraga dancesport di Kalimantan Tengah agar semakin berprestasi dan dikenal luas.
Pelantikan dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Anang Dirjo, yang hadir mewakili Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran. Turut hadir Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Tengah, Agus Siswandi.
Dalam sambutan Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran yang dibacakan Anang Dirjo, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru IODI Kalteng. Keberadaan organisasi ini diharapkan mampu memperkuat pembinaan atlet sekaligus menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat di cabang olahraga dancesport.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Gubernur menegaskan, pemerintah berkomitmen mendukung kemajuan olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, organisasi olahraga, dunia pendidikan, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar pembinaan atlet berlangsung secara berkelanjutan.
“Dancesport memiliki potensi besar untuk berkembang di Kalimantan Tengah. Kami berharap olahraga ini semakin dikenal masyarakat, termasuk melalui kegiatan ekstrakurikuler di sekolah, sehingga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mengharumkan nama Kalimantan Tengah di tingkat nasional maupun internasional,” demikian sambutan Gubernur yang dibacakan Anang Dirjo.
Melalui kepengurusan baru IODI Kalteng, diharapkan lahir berbagai program pembinaan yang mampu meningkatkan prestasi atlet sekaligus memperluas minat masyarakat terhadap olahraga dancesport di Bumi Tambun Bungai.
Sementara Ketua Umum IODI, Heru Sutantio. Menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus yang baru dilantik. Serta menegaskan pentingnya memperluas sosialisasi dancesport di tengah masyarakat.
Dia menjelaskan. Bahwa dansa terbagi dalam dua kategori. Yakni social dance sebagai bentuk rekreasi dan dancesport sebagai cabang olahraga prestasi yang membutuhkan pembinaan serius dan berkelanjutan.
“Dancesport perlu lebih dimasyarakatkan, salah satunya melalui ekstrakurikuler di sekolah, serta keikutsertaan dalam berbagai kejuaraan baik nasional maupun internasional,” kata Heru.
Heru juga menekankan bahwa keberhasilan organisasi sangat bergantung pada kerukunan, kebersamaan dan komitmen seluruh pengurus dalam membangun pembinaan prestasi yang konsisten.
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum penguatan organisasi IODI Kalteng, dalam mencetak atlet berprestasi, sekaligus mendorong dancesport berkembang lebih luas. Sebagai cabang olahraga yang mampu mengharumkan nama Kalimantan Tengah di tingkat nasional maupun internasional.(nr).








