Pemprov Kalteng Perluas Internet Desa, Bidik Sekolah hingga Pustu Bebas Blank Spot

- Publisher

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IST/Foto Rangga Lesmana

IST/Foto Rangga Lesmana

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus menggenjot pemerataan akses internet hingga ke pelosok desa. Setelah memastikan seluruh kantor desa telah terkoneksi jaringan, kini fokus pembangunan diarahkan pada fasilitas publik agar manfaat digital bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kalteng, Rangga Lesmana, menegaskan bahwa langkah ini merupakan lanjutan dari program prioritas gubernur dalam menghapus wilayah blank spot di daerah.

“Berdasarkan data yang kami terima dari kabupaten pada 2024, target konektivitas untuk kantor desa sudah kita tuntaskan. Saat ini seluruh kantor desa sudah terhubung internet,” ujarnya, Minggu (29/3/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, ia menilai persoalan keterbatasan jaringan belum sepenuhnya teratasi. Luasnya wilayah desa menyebabkan masih banyak fasilitas umum yang belum tersentuh akses internet yang memadai.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Buka Posko Pengaduan THR, Perusahaan Wajib Bayar H-7 Lebaran

Untuk itu, pada tahun 2026, Pemprov Kalteng menyiapkan program lanjutan berupa penguatan jaringan internet di berbagai fasilitas publik desa, terutama di wilayah terpencil yang masih tergolong blank spot.

“Fokus berikutnya adalah menghadirkan jaringan di fasilitas umum desa, khususnya di daerah paling jauh yang aksesnya masih terbatas,” jelas Rangga.

Ia menyebutkan sejumlah fasilitas yang menjadi prioritas antara lain sekolah, puskesmas pembantu (Pustu), serta sarana umum lain yang digunakan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.

“Di wilayah pedalaman biasanya ada sekolah dasar atau menengah, juga Pustu. Itu yang kita dorong agar terhubung, karena langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Gubernur Agustiar Terima BPKP, Laporan Pengawasan Dorong Percepatan Swasembada Pangan Kalteng

Rangga menambahkan, pendekatan program ini bersifat fleksibel menyesuaikan kondisi tiap desa. Pasalnya, tidak semua desa memiliki fasilitas yang sama, baik di sektor pendidikan maupun kesehatan.

“Tidak semua desa punya sekolah atau Pustu. Jadi kita sesuaikan dengan potensi fasilitas publik yang ada, yang penting bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas,” tuturnya.

Melalui langkah ini, pemerintah berharap kehadiran internet di desa tidak hanya terbatas pada kebutuhan administrasi pemerintahan, tetapi juga membuka akses masyarakat terhadap layanan digital, mulai dari pendidikan hingga kesehatan.

“Tujuan akhirnya adalah memperluas akses masyarakat desa terhadap layanan digital secara merata,” pungkasnya.(nr)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru