SAMPIT – Menjelang Hari Raya Idulfitri, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelontorkan berbagai bantuan bagi masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Bantuan tersebut meliputi Bantuan Presiden (Banpres), program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS), pasar murah, hingga Gerakan Pangan Murah untuk menjaga daya beli masyarakat.
Penyaluran bantuan dipimpin langsung Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, di kawasan Pasar Sampit, Senin (16/3/2026). Kehadiran orang nomor satu di Kalteng itu disambut antusias oleh masyarakat yang telah menunggu penyaluran bantuan.
Gubernur Agustiar Sabran mengatakan, berbagai bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat, khususnya menjelang hari besar keagamaan ketika kebutuhan bahan pokok cenderung meningkat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita menyalurkan Bantuan Presiden kepada masyarakat. Kita doakan Bapak Presiden selalu sehat agar terus memimpin negara kita dengan baik,” ujar Agustiar di hadapan warga.
Selain penyaluran bantuan pangan, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan layanan cek kesehatan gratis bagi masyarakat. Program ini merupakan salah satu prioritas pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
“Cek kesehatan gratis ini adalah program prioritas Presiden, supaya masyarakat tetap sehat dan bisa menjalani aktivitas dengan baik,” tambahnya.
Agustiar menjelaskan, melalui program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS), masyarakat penerima manfaat akan mendapatkan bantuan pangan sebanyak enam kali dalam setahun serta bantuan keuangan yang disalurkan dua hingga tiga kali setiap tahun.Untuk Kabupaten Kotawaringin Timur sendiri, jumlah penerima KHBS tercatat mencapai 28.492 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Bantuan tersebut akan disalurkan secara berkala kepada masyarakat yang telah terdata.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah membuka ruang pengaduan bagi masyarakat yang merasa berhak menerima bantuan namun belum tercatat sebagai penerima.
“Saya minta Bupati, Camat, Lurah, Kepala Desa hingga RT dan RW ikut mengawal agar bantuan ini tepat sasaran. Saya memperhatikan semuanya, karena saya adalah bapak bagi masyarakat Kalimantan Tengah,” tegasnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, menjelaskan bahwa penyaluran Banpres di seluruh wilayah Kalteng menjangkau 205.140 kepala keluarga.
Khusus untuk Kabupaten Kotawaringin Timur dialokasikan sebanyak 37.754 paket bantuan.
Setiap paket Banpres berisi 20 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng untuk periode Februari hingga Maret 2026.
Selain itu, pemerintah juga menggelar pasar murah dengan menyediakan 2.000 paket sembako senilai Rp147.000 per paket. Paket tersebut disubsidi oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sebesar Rp137.000, sehingga masyarakat dapat menebusnya dengan harga yang sangat terjangkau.
Pada kesempatan yang sama, juga dilaksanakan Gerakan Pangan Murah dengan menyediakan berbagai komoditas kebutuhan pokok, antara lain 15 ton beras premium, 500 kilogram bawang merah, 500 kilogram bawang putih, 1.200 kilogram gula pasir, 1.200 liter minyak goreng, serta 600 baki telur ayam. Selain itu, tersedia pula cabai dan ikan segar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Bapak Gubernur bersama Pangdam, Kapolda, dan Bupati hadir langsung di tengah masyarakat untuk memastikan bantuan tersalurkan sekaligus menjaga ketersediaan bahan pangan bagi warga,” pungkas Leonard.(nr)








