Pemprov Kalteng Gelar Coaching Clinic, Beri Pendampingan Implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota

- Publisher

Rabu, 13 Agustus 2025 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PENDAMPINGAN - Hadir Asisten Ekbang Setda Prov. Kalteng Herson B. Aden, serta Kelompok Kerja (Pokja) Sanitasi Kabupaten/Kota di Kalimantan Tengah.(IST)

PENDAMPINGAN - Hadir Asisten Ekbang Setda Prov. Kalteng Herson B. Aden, serta Kelompok Kerja (Pokja) Sanitasi Kabupaten/Kota di Kalimantan Tengah.(IST)

PALANGKA RAYA – Dalam mendukung percepatan pencapaian target nasional sanitasi dan pengelolaan sampah tahun 2025–2029, Pemprov Kalteng gelar Coaching clinic ke-6, terkait Implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota (SSK). Rabu, 13 Agustus 2025.

Kegiatan dibuka oleh Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Leonard S. Ampung, yang menekankan agar menjaga sinergi antar level pemerintahan untuk menyukseskan Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP).

“PPSP melibatkan pemerintah dan non-pemerintah, dengan tujuan memastikan layanan sanitasi aman, berkelanjutan, inklusif, dan sesuai karakteristik wilayah,” ujarnya di Alltrue Hotel.

Tambahnya, pada tahun 2025–2029, pemerintah pusat menargetkan sanitasi aman di capaian 30%. Di bidang persampahan, ditetapkan sasaran 85% rumah tangga terlayani pengumpulan sampah, dan 38% dari total sampah terolah di fasilitas pengolahan.

“Salah satu upaya daerah yakni melalui coaching clinic ini, dengan Quick Wins: Setiap kabupaten/kota memiliki IPLT, dokumen SSK mutakhir, operator layanan resmi, perda terkait pengelolaan SPALD dan tarif, serta reformasi pengelolaan sampah melalui TPST dan pemilahan dari sumber.”

Sebagai informasi, Kabupaten Gunung Mas dan Barito Utara mendapatkan pendampingan Milestone 4 implementasi SSK di tahun 2025, yang melanjutkan tahapan sebelumnya di 2024.

Baca Juga :  Pentingnya Pengawas Sekolah dukung Keberhasilan Kebijakan Merdeka Belajar

Kegiatan ini juga sekaligus pertukaran praktik antar kabupaten/kota yang telah mencapai Milestone 4, seperti Katingan, Lamandau, Murung Raya, Barito Timur, Sukamara, Barito Selatan, Kotawaringin Timur, dan Kotawaringin Barat.

“Saya minta Pokja kabupaten agar melakukan monitoring, pengisian tools monev, pelaporan per semester, dan menyampaikan hasil implementasi ke Pokja nasional, provinsi, dan Balai Penataan Bangunan serta mengunggahnya ke website Nawasis sesuai tahapan milestone,” tegas Leonard. (dc/sekaltengcom)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru