PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) bagi warga yang tidak mampu.
Program tersebut dilaksanakan di bawah kepemimpinan Gubernur Sugianto Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo yang akan memberikan bantuan pemasangan baru listrik secara gratis untuk masyarakat tidak mampu di Kalimantan Tengah.
Hal ini dilakukan sebagai upaya mewujudkan target Rasio Elektrifikasi 100% pada tahun 2024, lebih cepat dari target yang dicanangkan dalam RPJMD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2021-2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Dinas ESDM Kalteng Vent Christway menjelaskan bahwa program BPBL adalah program strategis yang merupakan gagasan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (DESD) Kalteng untuk desa yang belum terjangkau aliran listrik.
Dirinya menyebutkan bahwa program tersebut akan di salurkan sebanyak 5500 rumah tangga yang kurang mampu di 14 Kabupaten yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah.
“Tahun ini, Pemprov Kalteng akan menyalurkan BPBL kepada sebanyak 5500 rumah tangga kurang mampu di 14 Kabupaten/Kota, selanjutnya akan dilaksanakan sosialisasi dan penyalaan pertama di Kota Palangka Raya pada bulan September 2024,” ungkapnya.
Dalam program tersebut diharapkannya dapat meningkatkan pemerataan akses jaringan listrik di Desa yang masih belum terjangkau aliran listrik untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Pembangunan BPBL ini diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup dan kemandirian masyarakat dengan pemerataan akses jaringan listrik di Kalimantan Tengah. Sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kalimantan Tengah melalui akses jaringan listrik yang luas,” tutupnya.








