SUKAMARA – Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran melakukan peninjauan terhadap infrastruktur Jembatan Jelai yang berada di Kabupaten Sukamara. Kunjungan ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi infrastruktur yang sangat penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas perekonomian di daerah tersebut.
“Saya beserta jajaran meninjau Jembatan Jelai yang merupakan jembatan penghubung antara dua provinsi yaitu Kabupaten Sukamara di Kalteng dan Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat,” kata Agustiar, Jumat (4/4)).
Dirinya menegaskan peninjauan ini bertujuan untuk memastikan progres dan kondisi jembatan yang penting untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah, serta mendukung pembangunan ekonomi di kedua provinsi tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagaimana diketahui, meskipun pembangunan Jembatan Jelai sudah selesai, namun jembatan tersebut masih belum bisa difungsikan sepenuhnya karena badan jalan di bagian wilayah Kalimantan Barat masih terputus.
“Penyelesaian infrastruktur jalan yang menghubungkan jembatan tersebut menjadi langkah penting agar jembatan dapat berfungsi maksimal, sehingga mempermudah mobilitas warga, serta mendukung peningkatan perekonomian di kedua daerah yang saling terhubung,” ujar Agustiar.
Menurutnya Tahap perencanaan pembangunan Jembatan Jelai dimulai pada tahun 2005 dengan anggaran sekitar Rp 598 juta. Pada tahun yang sama, pelaksanaan pembangunan konstruksi juga dimulai, yang mencakup kegiatan pengadaan tiang pancang, pemancangan, serta pembangunan struktur jembatan.
“Jembatan yang berada di wilayah perbatasan Kalbar selesai dibangun Pemerintah Provinsi Kalteng tahun 2023 lalu. dan sudah beraspal serta pagar pengaman dicat warna merah dan putih. Jembatan tersebut saat ini dijadikan sebagai tempat rekreasi dan bersantai warga setempat,” tutupnya.
Sebelumnya Gubernur juga meninjau langsung kawasan Shrimp Estate di Desa Sungai Raja. Dalam kunjungannya, orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini berjanji akan mengembangkan kawasan tersebut sehingga benar-benar menjadi kawasan ekonomi produktif dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat setempat. (nr/sekaltengcom)








