PALANGKA RAYA – Suasana kebersamaan mewarnai peringatan Hari Raya Nyepi 2026 atau Tahun Baru Saka 1948 di Kalimantan Tengah. Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran bersama Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan hadir dalam kegiatan silaturahmi yang digelar di kediaman Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong, Jumat (20/3/2026).
Kegiatan ini bukan sekadar ajang pertemuan, tetapi juga menjadi simbol kuatnya sinergi antar pimpinan daerah dalam menjaga keharmonisan dan stabilitas sosial. Kehadiran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut menegaskan komitmen bersama dalam merawat kerukunan di tengah masyarakat yang majemuk.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Agustiar Sabran menekankan bahwa perayaan Nyepi memiliki makna reflektif yang mendalam, tidak hanya bagi umat Hindu, tetapi juga bagi seluruh masyarakat sebagai pengingat pentingnya menjaga persatuan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Keberagaman adalah kekuatan kita. Kalimantan Tengah harus terus menjadi daerah yang damai, rukun, dan menjunjung tinggi nilai toleransi,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan momentum hari besar keagamaan sebagai sarana mempererat hubungan sosial lintas budaya dan agama.
Selain itu, gubernur turut mengundang masyarakat luas untuk menghadiri kegiatan open house di Istana Isen Mulang pada Sabtu (21/3/2026). Kegiatan tersebut terbuka bagi siapa saja sebagai ruang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat tanpa sekat.
“Silakan datang, ini rumah kita bersama. Mari jadikan momen ini untuk memperkuat kebersamaan,” ujarnya.
Melalui kegiatan seperti ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap hubungan yang harmonis antar elemen masyarakat tetap terjaga, sekaligus memperkokoh persatuan di Bumi Tambun Bungai yang dikenal kaya akan keberagaman budaya dan agama.(nr)








