MenLHK Hanif Kunjungi Taman Nasional Sebangau Pantau Pemulihan Ekosistem Gambut

- Publisher

Selasa, 28 Januari 2025 - 23:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Lingkungan Hidup Hanif saat kunjungan kerja di Taman Nasional Sebangau.(IST)

Menteri Lingkungan Hidup Hanif saat kunjungan kerja di Taman Nasional Sebangau.(IST)

PALANGKA RAYA – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI, Hanif Faisol Nurofiq meninjau pemulihan ekosistem gambut di Taman Nasional Sebangau Palangka Raya, sebagai mitigasi kerusakan lingkungan.

Dalam kunjungan kerja ini Hanif mengatakan ekosistem gambut di Taman Nasional Sebangau perlu dipantau pemulihannya. Ia menjelaskan, dahulu sejarah eksploitasi hutan di kawasan Sebangau terjadi karena pembangunan kanal-kanal untuk mengangkut kayu tebangan.

“Taman Nasional Sebangau merupakan bukti nyata dampak kebijakan masa lalu, dimana pembangunan kanal untuk eksploitasi kayu menyebabkan terganggunya fungsi alami gambut sebagai penyimpan udara. Akibatnya, terjadi degradasi ekosistem yang memicu berbagai permasalahan lingkungan, termasuk kebakaran lahan,” ungkapnya. Selasa, 28 Januari 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tambahnya, kanal-kanal tersebut menyebabkan mengeringnya lahan gambut sehingga meningkatkan risiko kebakaran yang sulit dikendalikan.

Baca Juga :  Bupati Seruyan Saksikan MoU Kebun Plasma 20 Persen, Warga Tiga Desa Dapat Peluang Tingkatkan Ekonomi

“Ketika gambut mengering, ia kehilangan daya serap udara dan menjadi sangat mudah terbakar. Ini adalah faktor utama di balik kebakaran hutan dan lahan yang terus berulang. Oleh karena itu, diperlukan tindakan konkret untuk mengembalikan fungsi alami gambut,” tambahnya.

Sebagai upaya pemulihan, pemerintah terus mendorong pembangunan penyekatan/pemblokiran kanal yang bertujuan menjaga keseimbangan udara di lahan gambut. Sehingga membuat kondisi tanah tetap basah dan ekosistemnya tetap hidup.

“Pemblokiran saluran adalah salah satu strategi penting dalam pemulihan gambut. Namun hal ini harus diimbangi dengan manajemen udara terpadu agar lahan gambut tetap terjaga dan bebas dari ancaman kebakaran. Prioritas utama kita adalah menciptakan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan,” ujar Hanif.

Baca Juga :  Gubernur Kalteng Pimpin Pelepasliaran Orangutan dan Penghijauan sebagai Langkah Nyata Pelestarian Alam

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Prov. Kalteng Joni Harta mendukung upaya ini sebagai keseriusan pemerintah memulihkan kelestarian ekosistem gambut yang rusak akibat eksploitasi di masa lalu.

“Kami di daerah terus melaksanakan berbagai program, termasuk pembangunan kanal blocking, untuk menjaga keseimbangan hidrologis gambut dan mencegah kerusakan lebih lanjut,” ujarnya saat mendampingi kunker.

Joni menegaskan bahwa potensi gambut di Kalimantan Tengah harus dikelola secara berkelanjutan dengan penuh tanggung jawab bersama pemerintah, swasta, dan masyarakat.

“Pengelolaan gambut yang tepat dapat mencegah karhutla serta menjaga keseimbangan alam. Kami berkomitmen untuk bekerja sama dengan berbagai pihak agar Taman Nasional Sebangau bisa menjadi contoh sukses dalam pemulihan gambut, memberikan dampak positif yang berkelanjutan untuk generasi mendatang,” tegasnya. (dcc/sekaltengcom)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru