SAMPIT- Momen Tanggal 7 Januari merupakan Hari Ulang Tahun Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) di Tahun 2025 ini
Pemerintah Kabupaten Kotim telah resmi meluncurkan logo HUT ke-72 yang menggambarkan semangat kebersamaan masyarakat dalam membangun daerah menuju kemajuan berkelanjutan.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekertaris Daerah (Sekda) Kotim Sanggul Lumban Gaol mengatakan logo tersebut dirancang dengan mengusung elemen budaya lokal yang dipadukan dengan ikon-ikon khas daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
logo berbentuk lingkaran dengan angka 72 sebagai elemen utama desain tersebut dihiasi warna merah hijau dan kuning yang mencerminkan keberagaman persatuan serta optimisme masyarakat Kotim dalam menatap masa depan.
“Ornamen khas Dayak juga terlihat dalam logo ini, yang artinya menegaskan komitmen Pemerintah Daerah dalam melestarikan budaya lokal,” kata Sanggul, Jumat (3/1).
Menurutnya logo HUT Kotim yang ke-72 juga menampilkan berbagai ikon seperti Patung Ikan Jelawat, Terowongan Nur Mentaya, Bundaran Balanga dan tulisan selamat datang di Sampit yang merupakan Ibu Kota Kabupaten Kotim. Perpaduan budaya dan iklim tersebut melambangkan visi pembangunan yang berakar pada identitas lokal sekaligus mengedepankan modernisasi.
“logo ini bukan hanya sekedar simbol tapi juga mencerminkan semangat kolektif masyarakat untuk terus bekerja keras demi kemajuan bersama dalam membangun Daerah ini,” ujar Sanggul.
Dirinya juga mengatakan dengan tema bersama membangun Kotim yang berkelanjutan logo ini dirancang untuk menginspirasi seluruh masyarakat agar terus mendukung pembangunan daerah yang mengutamakan berkelanjutan, dan keberagaman budaya dan yang dimiliki Kabupaten Kotim adalah kekuatan besar dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
“logo ini merepresentasikan semangat kebersamaan dan persatuan, warna-warna yang digunakan mencerminkan optimisme dan harapan Baru yang masa untuk masa depan Kabupaten Kotim yang lebih baik lagi,” ucap Sanggul.
Ia juga mengatakan Pemerintah Kabupaten Kotim berharap logo ini dapat memperkuat rasa bangga masyarakat terhadap identitas lokal sekaligus menjadi pemacu semangat dalam membangun daerah secara berkelanjutan.
“Perayaan perayaan tahun ini akan diselenggarakan di tiga wilayah strategis yaitu Kecamatan Telaga Antang di wilayah utara, Kecamatan Cempaga di wilayah Tengah dan Mentaya Hilir Selatan di wilayah Selatan, setiap Kecamatan akan menampilkan kearifan lokal dan budaya khas masing-masing wilayah dalam perayaan tersebut,” pungkasnya. (nr/sekaltengcom)








