Lamandau Rintis Sentra Sapi Perah, Boyolali Dipilih untuk Dongkrak Produksi Susu dan Bibit Ternak

- Publisher

Sabtu, 20 Desember 2025 - 19:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

LAMANDAU – Pemerintah Kabupaten Lamandau mulai merintis pengembangan sektor peternakan melalui pilot project sapi perah sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, mengatakan bahwa pada tahap awal program ini, pemerintah daerah mendatangkan 20 ekor sapi perah asal Boyolali yang ditempatkan di Desa Persiapan Liku Mulya Sakti.

Menurut Rizky, pemilihan sapi perah Boyolali bukan tanpa pertimbangan. Selain telah dikenal produktif, jenis sapi ini juga dinilai mampu beradaptasi dengan baik di wilayah beriklim tropis seperti Lamandau.

“Kami memilih sapi perah Boyolali karena sudah teruji dan cocok dengan kondisi iklim daerah kita. Selain itu, sapi ini sebelumnya telah melalui uji coba dan terbukti mampu menghasilkan susu dengan baik,” ujar Rizky.

Ia menjelaskan, program ini tidak hanya berorientasi pada produksi susu, tetapi juga memiliki nilai tambah jangka panjang. Sapi perah Boyolali memiliki keunggulan karena dapat dikembangkan melalui inseminasi buatan menggunakan semen sapi unggul seperti Limousin atau Simental.

Baca Juga :  Pemkab Lamandau Gelar Gerakan Pangan Murah, Tekan Inflasi dan Ringankan Beban Warga

“Artinya, selain menghasilkan susu, sapi perah ini juga berpotensi menjadi indukan penghasil bibit sapi pedaging. Jadi manfaatnya ganda, untuk kebutuhan pangan sekaligus pengembangan ternak,” tegasnya.

Rizky berharap pilot project ini dapat menjadi percontohan bagi pengembangan peternakan terpadu di Kabupaten Lamandau. Ke depan, pemerintah daerah akan melakukan evaluasi dan pendampingan agar program ini benar-benar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan peternak dan perekonomian masyarakat desa.

“Jika program ini berhasil, tidak menutup kemungkinan akan kita kembangkan ke wilayah lain di Lamandau,” pungkasnya.(nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru