Lamandau Promosikan Komoditas Unggulan di PENAS XVII, Bidik Jejaring Nasional dan Inovasi Pertanian

- Publisher

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MELEPAS : Wakil Bupati Lamandau, Abdul Hamid, saat foto bersama usai melepas peserta ajang Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani Nelayan Tahun 2026 di Gorontalo, Rabu (17/26).

MELEPAS : Wakil Bupati Lamandau, Abdul Hamid, saat foto bersama usai melepas peserta ajang Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani Nelayan Tahun 2026 di Gorontalo, Rabu (17/26).

NANGA BULIK – Pemerintah Kabupaten Lamandau memanfaatkan ajang Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani Nelayan Tahun 2026 di Gorontalo sebagai momentum memperkenalkan potensi unggulan sektor pertanian dan perikanan sekaligus memperluas jejaring kerja sama serta menyerap inovasi teknologi untuk memperkuat pembangunan daerah.

Kontingen Lamandau resmi dilepas Wakil Bupati Lamandau, Abdul Hamid, untuk mengikuti kegiatan yang berlangsung pada 20–25 Juni 2026. PENAS XVII diperkirakan dihadiri lebih dari 150 ribu peserta yang terdiri atas petani, nelayan, penyuluh, pelaku agribisnis, akademisi, hingga pemangku kepentingan dari seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Abdul Hamid menegaskan bahwa keikutsertaan Lamandau bukan sekadar memenuhi agenda nasional, melainkan menjadi kesempatan strategis bagi para petani dan nelayan untuk meningkatkan kapasitas, memperluas relasi, serta mempelajari berbagai terobosan di bidang pertanian dan perikanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui kegiatan ini, para peserta dapat memperluas pengetahuan, membangun jejaring, dan mendapatkan berbagai pengalaman yang nantinya dapat diterapkan untuk mendukung kemajuan pertanian dan perikanan di Kabupaten Lamandau,” ujarnya, Rabu (17/26)

Ia berharap seluruh peserta mampu memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal dengan menyerap ilmu, teknologi, serta pengalaman yang dapat diimplementasikan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Asisten Ekbang Sambut Kedatangan Menteri Sosial di Palangkaraya

“Jaga nama baik Kabupaten Lamandau dan Kalimantan Tengah. Jadikan kesempatan ini sebagai wadah belajar untuk membawa perubahan positif bagi masyarakat petani dan nelayan kita,” pesannya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Lamandau menjelaskan bahwa persiapan mengikuti PENAS XVII telah dilakukan sejak 2025 melalui koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan berbagai pihak terkait. Keikutsertaan ini diharapkan mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka peluang kemitraan baru bagi sektor pertanian dan perikanan.

Lamandau datang ke PENAS XVII dengan membawa potensi besar yang selama ini menjadi penggerak utama perekonomian daerah. Sektor perkebunan kelapa sawit masih menjadi komoditas andalan dengan areal yang mencapai ratusan ribu hektare dan produksi crude palm oil (CPO) yang terus menopang pertumbuhan ekonomi daerah.

Di sektor tanaman pangan, Lamandau juga memiliki lahan yang potensial untuk pengembangan padi, termasuk persawahan rawa dan cekungan, serta budidaya jagung. Sementara komoditas hortikultura seperti cabai rawit, tomat, buncis, pisang, dan semangka terus berkembang dan menjadi sumber pendapatan masyarakat.

Baca Juga :  Bupati Lamandau Peringatkan ASN Bijak Bermedsos, Sebar Hoaks Siap Hadapi Sanksi

Potensi tersebut diperkuat oleh sektor perikanan air tawar yang berkembang pesat berkat keberadaan Sungai Lamandau. Budidaya ikan melalui keramba, kolam air deras, hingga kolam air tenang terus didorong pemerintah daerah sebagai upaya meningkatkan produksi perikanan sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

Melalui PENAS XVII, Pemerintah Kabupaten Lamandau berharap berbagai potensi tersebut semakin dikenal di tingkat nasional. Selain menjadi sarana promosi komoditas unggulan, ajang ini juga diharapkan mampu menghadirkan kerja sama investasi, transfer teknologi, dan inovasi yang dapat mempercepat terwujudnya sektor pertanian dan perikanan yang modern, produktif, serta berdaya saing.

Dengan mengusung semangat “Eksotik Lamandau”, daerah berjuluk Bumi Bahaum Bakuba itu optimistis mampu menunjukkan bahwa komoditas pertanian dan perikanannya memiliki kualitas yang mampu bersaing di tingkat nasional, sekaligus menjadi motor penggerak menuju kemandirian pangan dan peningkatan kesejahteraan petani serta nelayan.(nr)

Berita Terkait

Abdul Hamid Sampaikan LPJ APBD 2025, Tegaskan Komitmen Transparansi dan Pertahankan Rekor 13 Kali WTP
Kapolda Cup 2026 Jadi Ajang Pererat Sinergi Polri dan Masyarakat Lewat Catur
Gubernur Agustiar Reshuffle Pejabat Eselon II, Tegaskan ASN Bukan Bos Rakyat tapi Pelayan Masyarakat
Lepas Kafilah MTQ KORPRI VIII, Bupati Lamandau Targetkan Prestasi dan Jaga Nama Baik Daerah
Bupati Lamandau Minta Media Kawal Mutu Pelayanan RSUD Pascaaakreditasi
Bupati Lamandau Kawal Hak Plasma 81 Hektare Warga Batu Kotam, Desak Penyelesaian Tuntas
Pawai Gema Hijriah Meriahkan 1 Muharam di Lamandau, Bupati Ajak Warga Maknai Hijrah sebagai Perubahan Diri
Bundaran Rusa Jadi Pusat Euforia Piala Dunia 2026, Pemkab Lamandau Gelar Nobar untuk Masyarakat
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 18:48 WIB

Abdul Hamid Sampaikan LPJ APBD 2025, Tegaskan Komitmen Transparansi dan Pertahankan Rekor 13 Kali WTP

Senin, 22 Juni 2026 - 13:10 WIB

Kapolda Cup 2026 Jadi Ajang Pererat Sinergi Polri dan Masyarakat Lewat Catur

Senin, 22 Juni 2026 - 01:28 WIB

Gubernur Agustiar Reshuffle Pejabat Eselon II, Tegaskan ASN Bukan Bos Rakyat tapi Pelayan Masyarakat

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:50 WIB

Lepas Kafilah MTQ KORPRI VIII, Bupati Lamandau Targetkan Prestasi dan Jaga Nama Baik Daerah

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:47 WIB

Bupati Lamandau Minta Media Kawal Mutu Pelayanan RSUD Pascaaakreditasi

Berita Terbaru